GUBERNUR BI : CADANGAN DEVISA TETAP KUAT ANTISIPASI PELEMAHAN RUPIAH
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
10 June 2026
16025724
IQPlus, (10/6) - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan cadangan devisa RI tetap kuat untuk mengantisipasi risiko pelemahan nilai tukar rupiah sehingga publik tidak perlu khawatir.
"Jadi jangan khawatir, jumlah cadangan devisa lebih dari cukup," kata Perry dalam wawancara cegat di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa.
Ia menjelaskan bahwa kecukupan cadangan devisa selalu diukur menggunakan indikator yang dikeluarkan Dana Moneter Internasional (IMF), yakni "reserve adequacy".
Melalui indikator tersebut, BI menghitung besaran cadangan devisa yang diperlukan untuk mengantisipasi tekanan terhadap rupiah, termasuk jika terjadi pelemahan nilai tukar yang cukup dalam.
"Kami ukur-ukur itu, dan sekarang masih lebih dari 115 persen. Jadi masih lebih dari cukup itu. Di samping setara sekitar 6 bulan impor," kata Perry.
Sebagai informasi, di tengah pelemahan nilai tukar, cadangan devisa Indonesia terus mengalami penurunan sejak akhir Desember 2025.
Dalam lima bulan terakhir, cadangan devisa telah menyusut sebesar 11,6 miliar dolar AS atau sekitar 7,4 persen dari posisi 156,5 miliar dolar AS pada akhir Desember 2025.
Pada akhir Mei 2026, cadangan devisa tercatat sebesar 144,9 miliar dolar AS atau menurun 1,3 miliar dolar AS dari bulan sebelumnya, seiring dengan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi nilai tukar rupiah. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
