BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    GOTO PAPARKAN KINERJA TAHUN 2025 PENDAPATAN Rp18,3 TRILIUN

    Terbit Pada

    12 March 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 26-02-2026, 09:10:am

    07025948

    IQPlus,(12/3) - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), ekosistem digital terbesar di Indonesia, mengumumkan kinerja keuangan kuartal keempat dan tahun buku 2025. Perseroan berhasil melampaui pedoman EBITDA Grup yang disesuaikan tahun 2025 sebesar Rp1,8-1,9 triliun, dan menetapkan pedoman untuk tahun buku 2026 naik 59-69% menjadi Rp3,2-3,4 triliun.

    Hans Patuwo, Direktur Utama Grup GoTo, menyatakan: "Kami mencatatkan kinerja yang kuat di kuartal keempat dan selama tahun 2025, dengan GTV inti meningkat 49% secara tahunan dan EBITDA yang disesuaikan mencapai Rp2 triliun, melampaui pedoman yang telah kami tetapkan. Seiring berlanjutnya momentum ini, kami menetapkan pedoman EBITDA yang disesuaikan untuk 2026 di kisaran Rp3,2-3,4 triliun."

    "Pertumbuhan laba diperkirakan akan terus berlanjut di seluruh lini bisnis Financial Technology dan On-Demand Services sepanjang 2026. Untuk unit usaha On-Demand Services, kami memperkirakan pertumbuhan pendapatan yang lebih kuat pada paruh kedua tahun ini seiring peningkatan kemampuan kami dalam melayani segmen mass market dengan lebih baik."

    "Untuk mewujudkannya, kami akan tetap fokus memberikan solusi nyata sesuai kebutuhan konsumen, baik di segmen affluent maupun mass market, sembari terus berinvestasi pada kapabilitas utama yang memungkinkan kami menghadirkan solusi tersebut."

    Simon Ho, Direktur Keuangan Grup GoTo, menambahkan: "Kinerja kami mencerminkan keberhasilan yang terus berlanjut dalam upaya mencetak pertumbuhan pendapatan (top-line) dan meningkatkan profitabilitas (bottom-line). Kami kembali mencetak rekor EBITDA Grup yang disesuaikan, ditopang oleh peningkatan pendapatan bersih, disiplin biaya, dan operating leverage yang positif."

    "Kami juga mencatatkan peningkatan arus kas bebas yang disesuaikan9 positif, sebuah indikasi yang jelas dari penguatan fundamental bisnis dan alokasi modal yang efektif. Kinerja setahun penuh ini juga menjadi fondasi solid untuk pertumbuhan yang berkelanjutan dan profitabilitas seiring fokus kami menjalankan strategi di tahun 2026."

    GTV Inti Grup tumbuh 57% YoY menjadi Rp124 triliun pada Kuartal 4, dan meningkat 49% YoY menjadi Rp400 triliun untuk setahun penuh, total GTV naik menjadi Rp212 triliun, atau tumbuh 47% YoY pada Kuartal 4, dan meningkat 32% menjadi Rp686 triliun untuk setahun penuh.

    Pendapatan bersih naik 19% YoY menjadi Rp5 triliun pada Kuartal 4, dan naik 24% YoY menjadi Rp18,3 triliun untuk setahun penuh. Sejalan dengan meningkatnya jumlah Pengguna yang Bertransaksi Tahunan (ATU)12 Grup sebesar 24% YoY menjadi 66 juta pengguna.

    EBITDA Grup yang disesuaikan mencapai Rp672 miliar pada Kuartal 4, meningkat 106% YoY, dan Rp2 triliun untuk tahun buku 2025, mencerminkan peningkatan 544% YoY, melampaui pedoman Perseroan sebesar Rp1,8-1,9 triliun.

    Perseroan juga membukukan arus kas bebas yang disesuaikan9 positif sebesar Rp748 miliar pada Kuartal 4, atau Rp966 miliar untuk tahun penuh yang menunjukkan perbaikan fundamental bisnis dan alokasi modal yang efektif.

    Imbalan jasa e-commerce dari PT Tokopedia mencapai Rp193 miliar pada kuartal keempat, atau mencapai Rp820 miliar untuk setahun penuh. (end)