BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    GOLF SEPAKAT TEBAR DIVIDEN TUNAI RP10,36 MILIAR DARI LABA BERSIH 2025

    Terbit Pada

    04 June 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 26-03-2026, 09:20:am

    15442308

    IQPlus, (4/6) - Emiten pengelola lapangan golf dan real estat, PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF), resmi mengantongi persetujuan para pemegang saham untuk membagikan dividen tunai dari perolehan laba bersih tahun buku 2025.

    Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Selasa, 2 Juni 2026. Rapat ini dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 17.261.142.980 lembar saham atau setara dengan 88,5% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan.

    Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis perusahaan pada Kamis (4/6/2026), GOLF akan mengalokasikan 20% dari total laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebagai dividen tunai. Nilai total dividen yang akan dibagikan secara proporsional tersebut mencapai Rp10.361.884.848,- (sepuluh miliar tiga ratus enam puluh satu juta delapan ratus delapan puluh empat ribu delapan ratus empat puluh delapan Rupiah).

    Sebagai informasi, sepanjang tahun 2025, perusahaan yang dinakhodai oleh Darma Mangkuluhur Hutomo selaku Komisaris Utama ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp51.809.424.238,-.

    Selain dialokasikan sebagai dividen, mayoritas laba bersih Perseroan akan disimpan sebagai dana cadangan. Rinciannya, sebesar 30% dari laba bersih atau senilai Rp15,54 miliar ditetapkan sebagai cadangan wajib. Sementara itu, sisa 50% atau sebesar Rp25,90 miliar akan dimasukkan ke dalam pos cadangan lainnya.

    "Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi untuk mengatur lebih lanjut mengenai tata cara dan pelaksanaan pembagian dividen tunai sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk melakukan pembulatan untuk pembayaran dividen per saham," tulis manajemen GOLF dalam risalah rapat tersebut, Kamis (4/6).

    Selain menyetujui penggunaan laba bersih dan pembagian dividen, para pemegang saham dalam Agenda 1 juga secara bulat mengesahkan Laporan Tahunan serta Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. Bersamaan dengan pengesahan tersebut, RUPS memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilakukan selama tahun buku 2025.

    Pada agenda lainnya, pemegang saham menyetujui pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan gaji dan tunjangan bagi Direksi dan Komisaris untuk tahun buku 2026. Rapat juga menyepakati penunjukan kembali KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono untuk mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2026, serta menerima laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana (IPO) saham perusahaan. (end)