GMF CATAT PERTUMBUHAN PENDAPATAN 34,6 PERSEN DI KUARTAL III 2026
Share via
Terbit Pada
06 November 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 16-10-2026, 09:36:am
30945366
IQPlus, (6/11) - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) mencatatkan pertumbuhan pendapatan pada kuartal III tahun 2026 mencapai 413,42 juta dolar AS, meningkat 34,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).
Direktur Utama GMF Andi Fahrurrozi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan capaian itu didukung oleh kontribusi proyek strategis pada segmen airframe dan engine, di tengah dinamika industri penerbangan dan tantangan nilai tukar.
"Pencapaian kinerja GMF hingga kuartal III 2026 menunjukkan bahwa aktivitas bisnis dan operasional perusahaan terus bergerak positif," kata Andi.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, EBITDA perusahaan tercatat sebesar 57,40 juta dolar AS, meningkat 16,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya mencerminkan kontribusi positif dari aktivitas bisnis dan operasional perusahaan.
Kontribusi utama pencapaian tersebut berasal dari pekerjaan reaktivasi pesawat Garuda Indonesia Group, proyek perawatan engine, serta proyek perawatan armada pertahanan.
Sementara itu, laba bersih tercatat sebesar 22,14 juta dolar AS. Kinerja laba bersih tersebut masih dipengaruhi oleh kerugian selisih kurs seiring pelemahan nilai tukar rupiah, yang menjadi salah satu tantangan bagi profitabilitas perusahaan.
"Pertumbuhan pendapatan dan EBITDA tidak terlepas dari kontribusi berbagai lini bisnis, terutama melalui proyek reaktivasi pesawat Garuda Indonesia dan Citilink, perawatan engine, serta pekerjaan perawatan armada pertahanan," kata Andi.
"Di tengah dinamika nilai tukar yang turut memengaruhi profitabilitas, kami terus berupaya menjaga efektivitas operasional dan mengoptimalkan peluang bisnis yang tersedia," ujar dia.
Sejalan dengan kinerja bisnis tersebut, GMF terus memperkuat kapabilitas operasional melalui sejumlah pencapaian strategis sepanjang kuartal III 2026.
Mulai dari modernisasi pesawat C-130H A-1319 milik TNI Angkatan Udara, penyelesaian proyek perdana pesawat ATR dari maskapai Filipina di fasilitas Pondok Cabe, hingga penjajakan peluang kolaborasi dengan berbagai mitra industri dalam ajang MRO Asia Pacific.
Selain memperkuat kinerja operasional, GMF juga mencatatkan perbaikan signifikan pada struktur keuangannya. Hingga kuartal III 2026, total ekuitas perusahaan tercatat sebesar 155,76 juta dolar AS, meningkat 166,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih berada pada posisi negatif 235,70 juta dolar AS.
Andi mengatakan perkembangan itu mencerminkan perbaikan fundamental keuangan perusahaan sekaligus menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat struktur permodalan GMF.
"Dengan fondasi keuangan yang semakin kuat, kami optimistis dapat mengoptimalkan peluang bisnis dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," katanya. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
