GENJOT PRODUKTIVITAS KELAPA SAWIT, GZCO SIAPKAN BELANJA MODAL RP161 MILIAR
Share via
Terbit Pada
04 June 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 03-06-2026, 11:52:am
15440175
IQPlus, (4/6) - Perusahaan perkebunan kelapa sawit nasional, PT Gozco Plantations Tbk (GZCO), mengumumkan rencana alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp161 miliar untuk tahun buku 2026. Langkah strategis ini diambil guna menopang keberlanjutan operasional serta mendorong produktivitas tanaman di masa mendatang.
Berdasarkan dokumen pemaparan publik (public expose) tahunan perseroan yang dirilis pada Rabu (10/6/2026), total anggaran belanja modal tersebut akan dibagi ke dalam dua sektor kebutuhan utama. Sektor pertama dialokasikan sebesar Rp93 miliar yang akan digunakan untuk mendanai rencana penanaman baru (new planting), peremajaan tanaman tua (replanting), serta pemeliharaan berkala untuk Tanaman Belum Menghasilkan (TBM).
Sementara itu, porsi kedua sebesar Rp68 milar akan dikucurkan untuk investasi pembelian aset tetap (fixed-asset) baru guna mendukung fasilitas operasional di area perkebunan. Hingga akhir Desember 2025, total areal tertanam Gozco Plantations tercatat mencapai 15.949 hektare (ha). Dari jumlah tersebut, proporsi Tanaman Menghasilkan (TM) mendominasi sebesar 84 persen atau setara 13.461 ha. Sedangkan sisanya, yakni 16 persen atau 2.488 ha, berstatus sebagai Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) yang nantinya akan mendapatkan alokasi perawatan dari dana capex tersebut.
Secara rinci, profil umur tanaman produktif milik emiten berkode saham GZCO ini rata-rata berada di usia 15 tahun 9 bulan. Cakupan wilayah kebun produktif saat ini tersebar di tiga wilayah strategis, meliputi Sumatera Selatan seluas 11.442 ha (disertai 1 unit Pabrik Kelapa Sawit berkapasitas 90 MT/jam), Kalimantan Barat seluas 3.160 ha, dan Kalimantan Tengah seluas 995 ha. Investasi capex ini diharapkan mampu mengawal proyeksi operasional perseroan sepanjang tahun 2026.
GZCO sendiri membidik target produksi minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) sebesar 41.800 ton dan produksi inti sawit atau Palm Kernel (PK) sebanyak 8.550 ton pada akhir tahun 2026. Target tersebut akan disokong oleh rencana pemrosesan Tandan Buah Segar (TBS) yang dipatok sebesar 190.000 ton sepanjang tahun ini.
Sebagai catatan performa sebelumnya, sepanjang tahun buku 2025 perseroan berhasil membukukan pertumbuhan finansial yang positif. GZCO mencatatkan Penjualan Bersih sebesar Rp872,98 miliar, tumbuh 8,49 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan tahun 2024 yang bernilai Rp804,64 miliar. Pertumbuhan pendapatan ini turut mengerek laba tahun berjalan perseroan melonjak signifikan sebesar 72,41 persen menjadi Rp107,60 miliar dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp62,41 miliar. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
