BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

GELAR RUPST, ROYALINDO INVESTA (INDO) ABSEN BAGIKAN DIVIDEN TAHUN BUKU 2025

Terbit Pada

12 June 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 06-03-2026, 04:31:pm

16241826

IQPlus, (12/6) - PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (dengan kode emiten INDO) resmi mengumumkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Rapat yang diselenggarakan pada Rabu, 10 Juni 2026 tersebut dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 3.936.627.400 saham atau setara dengan 87,86% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.

Corporate Secretary PT Royalindo Investa Wijaya Tbk, Ko Sugiarto, menyampaikan bahwa rapat telah memenuhi kuorum kehadiran dan menyetujui seluruh agenda yang diajukan. Salah satu keputusan krusial dalam RUPST kali ini adalah kesepakatan pemegang saham untuk tidak membagikan dividen tunai. Rapat secara resmi memberikan persetujuan kepada Perseroan untuk absen membagikan keuntungan kepada para pemegang saham dari performa Tahun Buku 2025.

Selain pemanfaatan laba bersih, pemegang saham juga memberikan persetujuan dan pengesahan penuh atas Laporan Tahunan serta Laporan Keuangan Perseroan periode 2025. Keputusan ini sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku lalu.

Untuk agenda penunjukan auditor, INDO menyepakati penunjukan Kantor Akuntan Publik SUHARLI, SUGIHARTO & REKAN (SHINEWING INDONESIA). KAP ini akan bertugas memeriksa Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada 31 Desember 2026. Terakhir, pemegang saham memberikan kuasa kepada Komite Remunerasi dan Nominasi untuk menetapkan besaran gaji, honorarium, serta tunjangan bagi anggota Dewan Komisaris periode 2026.

Sementara itu, penetapan kompensasi bagi jajaran Direksi secara resmi didelegasikan kepada Dewan Komisaris Perseroan melalui keputusan Rapat Dewan Komisaris.

Hingga akhir periode jabatan yang jatuh pada 27 Juni 2029, susunan manajemen INDO dipastikan tidak mengalami perubahan. Posisi Direktur Utama tetap dijabat oleh Leslie Soemedi, didampingi Nevin Soemedi sebagai Direktur. Di jajaran pengawas, Diah Soemedi tetap mengemban posisi Komisaris Utama bersama Istanto Burhan sebagai Komisaris. (end)