GAPKI : INDUSTRI SAWIT TEGASKAN KOMITMEN WUJUDKAN EKONOMI HIJAU
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
17 April 2026
10654499
IQPlus, (17/4) - Industri kelapa sawit menegaskan komitmen untuk mewujudkan ekonomi hijau dengan secara aktif meningkatkan peran di pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, serta kontribusi sosial.
Ketua Bidang Kampanye Positif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Edi Suhardi di Jakarta, Jumat mengatakan dalam upaya pelestarian lingkungan industri sawit memiliki komitmen yang kuat dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan atau sustainability.
"Perkebunan kelapa sawit memiliki kemampuan sebagai penyerap karbon atau carbon sink serta industri kelapa sawit mampu mengolah limbah menjadi produk bernilai tambah dan berdaya saing," katanya.
Hal-hal tersebut menunjukkan industri kelapa sawit telah sejalan dengan prinsip ekonomi hijau yakni pertumbuhan ekonomi inklusif, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keadilan sosial, serta pelestarian lingkungan termasuk penurunan emisi karbon.
"Industri sawit telah membangun standar, prinsip, dan kriteria keberlanjutan melalui Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Industri sawit harus patuh dan taat terhadap standar keberlanjutan," kata dia dalam keterangannya.
Edi menyampaikan, industri kelapa sawit harus mengikuti standar keberlanjutan yang sangat ketat. Penerapan standar keberlanjutan tersebut memiliki pengaruh terhadap penerimaan pasar khususnya yang berasal dari negara-negara maju.
"Industri sawit ini mendapat dorongan praktik keberlanjutan dari pemerintah melalui ISPO dan dari pasar melalui RSPO. Kami memiliki komitmen untuk tidak melakukan deforestasi," katanya. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
