BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

FEKDI X IFSE 2026: INOVASI DIGITAL SEBAGAI PENGGERAK PERTUMBUHAN EKONOMI

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

28 September 2026

27030973

IQPlus, (28/9) - Sinergi yang terbangun selama Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026) menunjukkan bahwa transformasi ekonomi dan keuangan digital tidak hanya membutuhkan infrastruktur dan inovasi teknologi, tetapi juga membutuhkan talenta-talenta unggul yang mampu menjadi motor penggerak perubahan. Demikian disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, saat menutup FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) (26/9).

FEKDI x IFSE 2026 kembali mencatatkan capaian positif dalam mendorong penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital Indonesia. Gelaran sinergi antara otoritas, industri, dan berbagai pemangku kepentingan ini menghadirkan rangkaian program yang mendorong inovasi digital, pengembangan talenta, serta konektivitas ekonomi keuangan digital antarnegara. FEKDI x IFSE 2026 dihadiri oleh sekitar 30.000 pengunjung, baik secara daring maupun luring, serta menghadirkan lebih dari 30 seminar dan talkshow, yang melibatkan lebih dari 40 institusi dan 50 ahli serta praktisi di bidang ekonomi dan keuangan digital. Selain itu, gelaran ini juga mewadahi lebih dari 340 business and talent matching. Capaian tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong inovasi, pengembangan talenta, dan penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital Indonesia.

FEKDI x IFSE 2026 juga kembali menegaskan arah kebijakan strategis serta memperkuat komitmen nasional dalam mendorong konektivitas sistem pembayaran dan ekonomi digital antarnegara sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Peluncuran inisiasi konektivitas QRIS Antarnegara (Indonesia-Hongkong) dan (Indonesia-Timor Leste) sebagai perluasan sinergi internasional menjadi bukti nyata bahwa Indonesia terus mengambil peran strategis dalam membuka jalan perluasan ekosistem digital regional dan global yang terhubung, inklusif, dan berdaya saing. Selain itu, guna menjawab kebutuhan perluasan konektivitas dalam menjembatani kebutuhan transaksi wisatawan mancanegara (wisman) yang berasal dari negara di luar cakupan QRIS Antarnegara, pada hari ketiga dilakukan penguatan inisiasi Indonesia Travel Pack. Upaya ini diharapkan dapat mempermudah wisman berbelanja di Indonesia dengan menggunakan solusi pembayaran yang aman dan efisien.

Penyelenggaraan FEKDI x IFSE 2026 mengantarkan berbagai diskusi yang memperkuat pemahaman bahwa akselerasi digitalisasi harus didukung oleh kebijakan yang terintegrasi, infrastruktur yang andal, tata kelola yang baik, serta kolaborasi lintas sektor yang semakin erat. Pada hari pertama, pelaksanaan dialog strategis dan Rapat Koordinasi - Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPID/TPIP) serta Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) menjadi langkah nyata sinergi antara Bank Indonesia dengan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah untuk menjaga stabilitas harga dan mendorong percepatan digitalisasi daerah sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Pada hari kedua, FEKDI x IFSE 2026 berfokus pada selebrasi talenta digital dan inovasi terbaik sebagai fondasi masa depan ekonomi digital nasional. Selama tiga hari, FEKDI x IFSE 2026 menampilkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) Digital Talent Expo, Business and Talent Matching, PIDI Hall of Fame, dan selebrasi talenta digital terbaik, sebagai wujud sinergi triple helix antara pemerintah, industri, dan akademisi, serta menunjukkan bahwa Indonesia memiliki banyak talenta unggul yang siap menjadi penggerak transformasi digital bangsa. Upaya ini merupakan wujud solusi yang ditawarkan Bank Indonesia untuk menjawab tantangan kesiapan sumber daya manusia yang mampu merancang, membangun, dan menjaga ekosistem tersebut secara mandiri. (end)