EPAC SIAPKAN DANA Rp20 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM
Share via
Terbit Pada
25 September 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 16-09-2026, 10:00:am
26730616
IQPlus, (25/9) - PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk. (EPAC) berencana untuk menngelar pembelian kembali saham (buyback)
Dalam prospektus ringkasnya (25/9) disebutkan EPAC berencana untuk melakukan pembelian kembali atas saham Perseroan yang telah dikeluarkan sebanyak-banyaknya 10% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan pada tanggal pelaksanaan RUPSLB dengan alokasi dana sebanyak-banyaknya sebesar Rp20 miliar termasuk biaya Perantara Pedagang Efek yang ditunjuk dan biaya lainnya.
Aksi korporasi ini akan dilakukan secara bertahap dalam waktu paling lama 12 bulan sejak disetujuinya Pembelian Kembali Saham Perseroan oleh RUPSLB dengan berpedoman kepada Anggaran Dasar Perseroan, Undang-Undang No. 40 tahun 2007 serta Peraturan OJK No. 29/2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan.
Adapun biaya untuk melaksanakan Pembelian Kembali Saham Perseroan akan berasal dari saldo kas internal Perseroan. Dalam periode pelaksanaan pembelian kembali saham Perseroan, Perseroan akan menyisihkan sejumlah dana untuk Pembelian Kembali Saham yang berasal dari dana lebih yang tidak akan mengganggu operasional Perseroan.
Biaya yang timbul dari pembelian kembali adalah imbalan jasa atas transaksi pembelian saham di Bursa Efek Indonesia melalui perusahaan perantara pedagang efek, yaitu sebanyak-banyaknya maksimum 0,4% dari nilai transaksi dan jumlah nilai nominal seluruh saham yang akan dibeli kembali oleh Perseroan akan bergantung pada jumlah saham yang benar-benar dibeli kembali oleh Perseroan dalam pelaksanaan pembelian kembali saham tersebut.
Pembelian Kembali akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh Perseroan dengan memperhatikan POJK 29/2023 serta diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja dan keberlangsungan Perseroan dan untuk menjaga fleksibilitas guna mencapai struktur permodalan yang efisien serta mencerminkan kinerja Perseroan melalui harga saham.
Namun EPAC akan meminta persetujuan terlebih dahulu dalam RUPSLB yang akan digelar pada tanggal 3 November 2026. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
