ELNUSA DUKUNG PENINGKATAN PRODUKSI MIGAS LEWAT CEOR OFFSHORE PERDANA
Share via
Terbit Pada
14 July 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 07-05-2026, 04:13:pm
19436733
IQPlus, (14/7) - PT Elnusa Tbk (Elnusa) kembali menegaskan perannya sebagai perusahaan jasa energi berbasis teknologi melalui keberhasilan implementasi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) berbasis Polymer Flooding pada Pilot Project Enhanced Oil Recovery (EOR) di Lapangan Rama milik Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES). Proyek ini menjadi implementasi teknologi CEOR offshore pertama di Indonesia sekaligus menandai langkah penting transformasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas lapangan migas yang telah memasuki fase mature field.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi strategis antara SKK Migas, Pertamina, PHE OSES, dan Elnusa Group dalam menghadirkan solusi teknologi yang mampu meningkatkan recovery factor, memperpanjang umur produksi lapangan, serta mendukung target peningkatan lifting minyak nasional. Momentum ini ditandai melalui Ceremony Pilot Project EOR Lapangan Rama yang digelar pada 8 Juli 2026 sebagai simbol dimulainya first polymer injection di lapangan migas lepas pantai pertama di Indonesia.
Melalui anak usahanya, PT Elnusa Petrofin, Elnusa berperan sebagai penyedia solusi terintegrasi, mulai dari penyediaan material polimer, Polymer Injection Unit (PIU), hingga pelaksanaan operasi di lapangan. Keterlibatan tersebut menunjukkan kapabilitas Elnusa Group dalam menghadirkan layanan berbasis teknologi yang tidak hanya mendukung keberhasilan proyek, tetapi juga membuka peluang penerapan teknologi CEOR di lapangan migas lainnya di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala SKK Migas bersama Direktur Utama Pertamina turut menyapa para Perwira Elnusa Petrofin yang bertugas di Platform Rama sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kompetensi insan Elnusa dalam menjalankan proyek strategis nasional.
Corporate Secretary PT Elnusa Tbk, Rustam Aji, mengatakan implementasi CEOR offshore pertama di Indonesia menjadi tonggak penting yang semakin memperkuat kapabilitas teknologi Elnusa dalam mendukung transformasi industri hulu migas.
"Keberhasilan implementasi CEOR offshore ini menunjukkan bahwa inovasi dan kolaborasi merupakan kunci dalam menjawab tantangan peningkatan produksi migas nasional. Bagi Elnusa, proyek ini bukan hanya keberhasilan implementasi teknologi, tetapi juga bukti bahwa kapabilitas nasional mampu menghadirkan solusi bernilai tambah tinggi bagi industri energi," ujar Rustam.
Ia menambahkan, Elnusa mengapresiasi sinergi erat antara SKK Migas, Pertamina, PHE OSES, dan seluruh entitas Elnusa Group dalam membangun ekosistem kolaborasi untuk menghadirkan inovasi tersebut. Menurutnya, pengalaman dan kapabilitas yang terbentuk dari proyek ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai lapangan migas lainnya sehingga memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap ketahanan energi nasional.
Sebagai perusahaan jasa energi terintegrasi, Elnusa akan terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui pengembangan teknologi, peningkatan kapabilitas operasional, serta kolaborasi strategis yang mampu mendorong pertumbuhan industri migas Indonesia secara berkelanjutan.(end)
Riset Terkait
Berita Terkait
