BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    EKSPANSI PORTOFOLIO, SUHENDRA PRAWIRA WIDJAJA BORONG SAHAM ULTJ

    Terbit Pada

    02 June 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 06-05-2026, 04:32:pm

    15252169

    IQPlus, (2/6) - Anggota Dewan Komisaris PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), Suhendra Prawira Widjaja, resmi melaporkan penambahan kepemilikan sahamnya di perusahaan produsen susu tersebut. Laporan ini disampaikan Manajemen ULTJ dalam keterangan tertulisnya, pada Selasa, 2 Juni 2026.

    Langkah pelaporan tersebut dilakukan demi memenuhi ketentuan Pasal 2 Ayat 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 4/2024 mengenai Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

    Berdasarkan surat laporan tersebut dijelaskan bahwa Suhendra melakukan serangkaian transaksi pembelian saham biasa secara tidak langsung sepanjang periode 25 Mei hingga 29 Mei 2026. Total saham yang dibeli dalam kurun waktu tersebut mencapai 3.500.000 unit saham.

    Melalui akumulasi transaksi tersebut, jumlah kepemilikan saham Suhendra Prawira Widjaja di ULTJ meningkat dari yang semula 154.210.360 unit saham (1,48% hak suara) menjadi 157.710.360 unit saham. Dengan demikian, persentase hak suara yang dimilikinya kini naik menjadi 1,52%.

    Seluruh rangkaian transaksi pembelian saham tersebut dilakukan untuk tujuan bisnis (business) dengan harga pelaksanaan yang bervariasi di kisaran Rp1.555,00 hingga Rp1.600,00 per lembar saham. Pada 25 Mei 2026, tercatat pembelian tidak langsung sebanyak 120.300 saham pada harga Rp1.595,00 per saham dan 190.000 saham pada harga Rp1.600,00 per saham.

    Selanjutnya, pada 26 Mei 2026 dilakukan serangkaian pembelian dengan volume yang lebih besar, yakni masing-masing 293.000 saham pada harga Rp1.580,00, 202.000 saham pada harga Rp1.595,00, 163.500 saham pada harga Rp1.575,00, 302.000 saham pada harga Rp1.590,00, 577.000 saham pada harga Rp1.585,00, serta 150.000 saham pada harga Rp1.600,00 per saham.

    Adapun pada 29 Mei 2026, pembelian tidak langsung kembali dilakukan secara bertahap, meliputi 130.000 saham pada harga Rp1.555,00, 332.200 saham pada harga Rp1.560,00, 440.000 saham pada harga Rp1.565,00, 400.000 saham pada harga Rp1.570,00, dan 200.000 saham pada harga Rp1.575,00 per saham. Total transaksi tersebut menunjukkan akumulasi pembelian yang konsisten dalam rentang harga yang relatif stabil. (end)