EKSPANSI BISNIS PELAYARAN, WBSA CAPLOK 99,99% SAHAM BERMUDA INOVASI LOGISTIK
Share via
Terbit Pada
18 June 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 17-06-2026, 05:43:pm
16829097
IQPlus, (18/6) - PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) atau Perseroan mengumumkan rencana aksi korporasi besar berupa pengambilalihan 99,99% saham PT Bermuda Inovasi Logistik (PT BIL) senilai Rp215 miliar. Langkah strategis yang pendanaannya bersumber penuh dari dana hasil penawaran umum (IPO) ini diambil guna memperkuat posisi perseroan dalam menyediakan layanan logistik multimoda yang terintegrasi di Indonesia.
Melalui akuisisi subholding ini, Perseroan otomatis memegang kendali atas PT Beruang Maritim Indonesia (BMI) yang bergerak aktif di bidang pelayaran (marine shipping). Langkah ekspansi ini dirancang untuk mendorong sinergi biaya operasional sekaligus memperluas jangkauan layanan logistik hulu ke luar Jawa, seperti Kalimantan, Sulawesi, hingga kawasan Indonesia Timur.
Melalui penggabungan basis konsumen, Perseroan berkomitmen mengurangi ketergantungan pada pelanggan utama lewat diversifikasi pasar. Integrasi rute transportasi darat-laut baru ini juga diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi armada dan menekan ketergantungan pada vendor eksternal.
Aksi korporasi ini dikategorikan sebagai Transaksi Material (POJK 17/2020) karena nilainya melebihi 50% dari ekuitas Perseroan per Desember 2025, sekaligus mengandung Unsur Afiliasi (POJK 42/2020). Unsur afiliasi terjadi karena adanya kesamaan pengurus, yakni Andree (Komisaris Utama Perseroan & Direktur PT BNL) serta Edwin Wibowo (Direktur Utama Perseroan & Komisaris PT BNL). Meski demikian, manajemen menegaskan tidak terdapat benturan kepentingan dan seluruh proses dijalankan sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Untuk memfinalisasi langkah strategis ini, PT BSA Logistics Indonesia Tbk dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara elektronik via eASY.KSEI pada hari Jumat, 19 Juni 2026 mulai pukul 09.00 WIB. Rapat ini diselenggarakan khusus demi mendapatkan persetujuan mutlak dari para Pemegang Saham Independen. Adapun pemegang saham yang berhak memberikan suara dalam pengambilan keputusan ini adalah mereka yang namanya telah tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per tanggal 12 Mei 2026. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
