EKONOM: PERAMPINGAN BUMN HARUS TINGKATKAN EFISIENSI DAN DAYA SAING
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
07 July 2026
18735340
IQPlus, (7/7) - Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohamad Faisal menilai program streamlining atau perampingan dan penyehatan BUMN harus mampu meningkatkan efisiensi, daya saing, serta kepercayaan terhadap BUMN agar memberikan dampak nyata bagi perekonomian.
Faisal mengatakan target pemerintah memangkas jumlah BUMN dari sekitar 1.077 perusahaan menjadi 200-300 perusahaan merupakan langkah besar yang membutuhkan koordinasi kuat antar kementerian dan lembaga.
"Saya melihat ini sebagai satu kebijakan yang cukup punya dampak besar dan butuh usaha yang besar. Karena untuk bisa melakukan streamlining dengan cara likuidasi, divestasi, restrukturisasi maupun konsolidasi, dari 1.077 menjadi 200-300 perusahaan itu berarti masif sekali sebetulnya," kata Faisal yang juga Direktur Eksekutif CORE Indonesia di Jakarta, Senin.
Menurut dia, pemerintah perlu mengantisipasi berbagai persoalan teknis yang berpotensi muncul selama proses perampingan BUMN berlangsung agar tujuan reformasi dapat tercapai.
Ia mengaku belum dapat menilai apakah target pengurangan jumlah BUMN menjadi 200-300 entitas tersebut realistis karena memerlukan analisis terhadap kondisi dan kinerja masing-masing perusahaan. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
