BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

EKONOM: EFISIENSI DISTRIBUSI JADI KUNCI CEGAH GEJOLAK HARGA PANGAN

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

25 September 2026

26755104

IQPlus, (25/9) - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai fokus pemerintah terhadap penguatan efisiensi distribusi, transparansi data, dan kecepatan intervensi pasar menjadi solusi dalam mengantisipasi gejolak harga pangan.

"Tata kelola rantai pasok pangan yang ideal untuk mencegah gejolak harga berfokus pada efisiensi distribusi, transparansi data, dan kecepatan intervensi pasar," kata Esther di Jakarta, Jumat.

Pernyataan tersebut merespons inflasi kelompok harga pangan bergejolak (volatile food) yang pada Agustus 2026 tercatat 4,06 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), meningkat dari 2,52 persen pada Juli 2026.

Bank Indonesia (BI) mencatat kenaikan inflasi pangan bergejolak pada Agustus terutama disumbang daging ayam ras, cabai rawit, dan beras. Secara bulanan, kelompok tersebut mengalami inflasi 0,88 persen setelah pada Juli mencatat deflasi 1,68 persen.

Pergerakan harga pangan terkini juga menunjukkan tekanan pada sejumlah komoditas.

Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, dibandingkan Jumat (18/9/2026) pekan lalu, harga rata-rata sejumlah komoditas pada Jumat ini meningkat. (end/ant)