EKONOM: BI-RATE PERLU TETAP 5,75 PERSEN DEMI KEHATI-HATIAN
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
22 July 2026
20238245
IQPlus, (22/7) - Sejumlah ekonom menilai BI-Rate perlu dipertahankan pada level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI bulan Juli 2026 ini, seiring perlunya kehati-hatian setelah pengetatan moneter dengan kenaikan kumulatif 100 basis poin (bps) sejak Mei 2026.
"Berhubung investor global sudah kembali hadir di pasar saham dan juga pasar SUN kita, sehingga nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di bawah Rp17.899 per dolar AS, maka kami perkirakan BI-Rate masih (perlu) tetap 5,75 persen," kata Ekonom Makro Bank Tabungan Negara (BTN) Myrdal Gunarto, dalam jawaban tertulis di Jakarta, Rabu.
Ia mengingatkan bahwa cadangan devisa Indonesia pada bulan lalu justru meningkat dibandingkan Mei 2026. Hal ini menjadi sinyal bahwa periode puncak permintaan valas domestik telah terlewati.
Menurutnya, tekanan yang mulai meningkat saat ini berasal dari nilai impor minyak seiring kembali melonjaknya harga minyak.
Meski demikian, inflasi konsumen diproyeksikan masih berada di bawah 3,5 persen pada Juli 2026.
"Perekonomian kita saat ini butuh iklim bunga yang bisa dorong pertumbuhan ekonomi bisa lebih agresif lagi. Itu agar pertumbuhan ekonomi kita bisa terakselerasi lagi dari aspek konsumsi, investasi, maupun untuk pembiayaan ekspor," kata Myrdal. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
