BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

DSSA SIAPKAN ANGGARAN RP1 TRILIUN UNTUK BUYBACK SAHAM

Terbit Pada

19 October 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 19-10-2026, 10:55:am

29134652

IQPlus, (19/10) - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) secara resmi mengumumkan rencana pelaksanaan pembelian kembali saham (buyback) dengan alokasi dana maksimal mencapai Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah). Kebijakan ini ditempuh menyusul kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Berdasarkan Keterbukaan Informasi, Senin (19/10/2026), aksi korporasi ini merujuk pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 29 Tahun 2023 serta Surat Edaran OJK Nomor S-112/D.04/2026.

Manajemen DSSA menyatakan bahwa tujuan utama dari pembelian kembali saham ini adalah untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham, menyelaraskan kinerja saham dengan kondisi fundamental perseroan, serta menjaga kepercayaan publik.

Pelaksanaan buyback ini akan berlangsung selama jangka waktu 3 bulan, terhitung sejak tanggal 19 Oktober 2026 hingga 18 Januari 2027. Proses pembelian saham dapat dilakukan secara sekaligus maupun bertahap melalui perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun di luar BEI dengan harga yang dianggap baik dan wajar. Kendati demikian, periode pembelian dapat berakhir lebih cepat apabila alokasi dana telah habis atau jumlah saham yang dikehendaki telah tercapai.

Terkait pendanaan, perseroan memastikan bahwa aksi korporasi ini sepenuhnya menggunakan kas internal. Manajemen meyakini langkah ini tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja, pendapatan, maupun pembiayaan perseroan, mengingat ketersediaan arus kas dan modal kerja yang dinilai sangat memadai untuk membiayai kegiatan usaha serta belanja modal.

Selain mengalihkan aset berupa kas menjadi saham treasuri, pelaksanaan buyback ini juga diproyeksikan tidak menurunkan pendapatan perseroan, bahkan diyakini mampu meningkatkan laba per saham (earning per share). Di samping itu, kepemilikan saham treasuri ini diharapkan mampu memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam mengelola kebutuhan modal jangka panjang di masa mendatang. Perkiraan biaya yang timbul dari transaksi pembelian kembali saham ini meliputi biaya transaksi, biaya pedagang perantara efek, serta biaya lain dipersiapkan sekitar 0,20% dari total nilai saham yang dibeli kembali. (end)

BCA Sekuritas | BCA Sekuritas