BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    DSSA AJUKAN STOCK SPLIT 1:25, BIDIK LIKUIDITAS DAN PERLUAS BASIS INVESTOR

    Terbit Pada

    30 January 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 13-03-2026, 04:21:pm

    02928863

    IQPlus, (30/1) - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengumumkan rencana pemecahan saham (stock split) dengan rasio 1:25 sebagai upaya meningkatkan likuiditas perdagangan saham dan memperluas basis investor. Rencana tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Maret 2026.

    Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen DSSA menyebutkan bahwa harga saham perseroan saat ini tergolong tinggi sehingga nilai pembelian satu lot saham hanya terjangkau oleh sebagian kecil investor. Kondisi tersebut dinilai membatasi likuiditas perdagangan saham di pasar.

    Melalui pelaksanaan stock split, perseroan berharap harga saham menjadi lebih terjangkau, sekaligus meningkatkan jumlah saham beredar. Langkah ini juga diharapkan dapat menjangkau basis investor yang lebih luas, mendorong peningkatan volume transaksi, serta menciptakan persepsi positif terhadap prospek dan kinerja perseroan ke depan.

    Stock split DSSA akan dilakukan terhadap saham biasa atas nama dengan rasio 1:25. Jumlah saham beredar sebelum stock split tercatat sebanyak 7,71 miliar saham, termasuk saham treasuri. Setelah stock split, jumlah saham meningkat menjadi sekitar 192,64 miliar saham, dengan nilai nominal turun dari Rp25 per saham menjadi Rp1 per saham.

    Manajemen menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak mengubah nilai ekonomi maupun persentase kepemilikan pemegang saham. Penyesuaian jumlah dan harga saham dilakukan secara proporsional sehingga struktur kepemilikan tetap terjaga.

    Perseroan juga menyampaikan telah memperoleh persetujuan prinsip dari BEI terkait rencana stock split melalui surat tertanggal 20 Januari 2026. Pengumuman RUPSLB dijadwalkan pada 30 Januari 2026, sementara pemanggilan rapat akan dilakukan pada 16 Februari 2026.

    Apabila mendapat persetujuan pemegang saham, perdagangan saham DSSA dengan nilai nominal baru direncanakan mulai efektif pada 7 April 2026. Hingga saat ini, perseroan menyatakan tidak memiliki rencana aksi korporasi lain yang berpotensi memengaruhi struktur permodalan dalam enam bulan setelah pelaksanaan stock split. (end)