BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    DPR RI SOROTI PENTINGNYA PENGUATAN TKDN DI SEKTOR OTOMOTIF

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    09 April 2026

    09838471

    IQPlus, (9/4) - Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Pertaonan Dulay menyoroti pentingnya manufaktur yang berinvestasi di Indonesia untuk menerapkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang sudah diatur sebagai fondasi utama dalam membangun industri otomotif nasional yang mandiri dan berkelanjutan.

    "Kami mendorong agar setiap investasi di sektor manufaktur tidak hanya berorientasi pada pasar, tetapi juga mampu meningkatkan nilai tambah dalam negeri melalui implementasi TKDN yang terukur dan bertahap," kata Saleh Pertaonan Dulay dalam keterangan resminya pada saat melakukan kunjungan kerja ke QJMotor Manufacture Indonesia, Cikarang, Kamis.

    Hadirnya lembaga negara ke manufacture milik QJ ini merupakan langkah penting untuk memberikan semangat kepada produsen QJ Motor di Indonesia.

    Kegiatan ini juga menjadi forum strategis antara regulator dan pelaku industri dalam membahas isu krusial seperti peningkatan nilai investasi, penguatan industri dalam negeri, serta standar manufaktur yang berdaya saing global.

    Untuk semakin menegaskan komitmen QJ Motor di Indonesia, DPR RI juga menyoroti pentingnya penggunaan bahan-bahan yang sudah memiliki sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam seluruh proses manufaktur guna memastikan kualitas produk dan perlindungan konsumen.

    "Standar seperti SNI bukan hanya regulasi, tetapi merupakan instrumen penting untuk menjaga kualitas industri nasional agar mampu meningkatkan kualitas Industri dalam negeri," ucap Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty.

    Sementara dari pihak pemerintah yang diwakilkan oleh Kementerian Perindustrian, menyambut baik ketegasan dan juga keinginan dari DPR RI terkait penggunaan TKDN yang sesuai hingga SNI yang harus diterapkan di manufacture milik QJ Motor.

    "Kemenperin selaku salah satu regulator Perindustrian Indonesia akan selalu mengawal pertumbuhan dan perkembangan pihak industri di Indonesia agar nantinya tumbuh sesuai dengan harapan Pemerintah Indonesia, termasuk penerapan TKDN dan SNI," ujar Dirjen ILMATE Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Setia Diarta.

    Keinginan tersebut disambut baik oleh QJ Motor yang memiliki kesungguhan berkomitmen di pasar roda dua Indonesia.

    QJ Motor menilai bahwa strategi peningkatan TKDN telah menjadi bagian dari roadmap perusahaan, yang akan diimplementasikan secara bertahap seiring dengan penguatan kapasitas produksi dan pengembangan rantai pasok lokal.

    Pabriknya sudah mengadopsi sistem yang modern, rekayasa presisi, serta standar pengendalian kualitas bertaraf global.

    Fasilitas ini mengintegrasikan proses otomasi terkini dengan protokol quality assurance yang ketat guna memastikan konsistensi dan efisiensi di seluruh lini produksi. (end)