BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    DPR RAPAT KOORDINASI TATA KELOLA EKSPOR SDA DENGAN DANANTARA DAN ESDM

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    08 June 2026

    15843123

    IQPlus, (8/6) - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar rapat untuk mengoordinasikan kebijakan baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) antara Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

    Dalam agenda yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad itu, turut hadir Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Chief Operating Officer (COO) Danantara Donny Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi hingga Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.

    "Kami telah melakukan diskusi, koordinasi cukup panjang dari pagi tadi dengan pihak pemerintah," kata Dasco saat konferensi pers usai rapat koordinasi tersebut di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

    Dia mengatakan koordinasi itu dilakukan untuk mencari cara demi mempercepat pertumbuhan ekonomi. Selain itu, dia mengatakan rapat itu juga mendiskusikan soal aturan-aturan untuk percepatan-percepatan izin-izin investasi.

    Menurut dia, ada beberapa hal yang perlu dijelaskan pemerintah soal tata kelola ekspor yang akan diselenggarakan oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), kepada masyarakat, pelaku pasar, dan investor. Selain itu, tata kelola ESDM dalam kebijakan ekspor satu pintu itu juga perlu diketahui secara jelas oleh masyarakat.

    Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam yang diberlakukan sejak 1 Juni 2026 itu, diharapkan membuat aktivitas ekspor bisa diawasi sebaik-baiknya oleh negara.

    Dia mengatakan kebijakan itu membutuhkan kerja sama yang sangat erat dan saling mendukung. Dia pun mengajak masyarakat dan seluruh pelaku pasar untuk menciptakan iklim usaha yang kompetitif dan terbuka demi kepentingan bangsa dan negara.

    "Kita terus bekerja keras untuk meningkatkan koordinasi dalam rangka menjaga ekonomi kita berjalan seperti yang kita harapkan," kata Prasetyo. (end)