DPR DORONG PENGELOLAAN BATERAI BEKAS KENDARAAN LISTRIK
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
22 September 2026
26449190
IQPlus, (22/9) - Anggota Panitia Kerja Pengembangan Ekosistem dan Daya Saing Industri Kendaraan Listrik Nasional Komisi VII DPR RI Hendry Munief mendorong pemerintah dan pelaku industri menyiapkan sistem pengelolaan baterai kendaraan listrik hingga akhir masa pakai untuk memperkuat ekosistem ekonomi sirkular.
Hendry dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan pengembangan kendaraan listrik nasional tidak cukup hanya berfokus pada produksi dan penjualan, tetapi perlu mencakup struktur industri, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), standardisasi, kemitraan lokal, hingga pengelolaan baterai bekas.
Hal tersebut disampaikan Hendry pada Rapat Dengar Pendapat Umum Panja Komisi VII DPR RI bersama Periklindo, Aismoli, dan AEML di Jakarta, Senin (21/9).
Salah satu pembahasan dalam rapat tersebut ialah transparansi kondisi baterai kendaraan listrik bekas melalui indikator state of health (SoH).
Hendry mengatakan informasi tersebut penting agar konsumen dapat mengetahui kondisi baterai sebelum membeli kendaraan listrik bekas.
"Konsumen kendaraan listrik bekas harus mendapatkan informasi yang jelas tentang kesehatan baterainya. Transparansi SoH penting untuk membangun kepercayaan pasar dan menjaga nilai jual kembali kendaraan," ujar Hendry. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
