BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    DMAS RAIH MARKETING SALES RP1,6 TRILIUN DI TAHUN 2025

    Terbit Pada

    10 February 2026

    04030934

    IQPlus, (10/2) - Pengembang kawasan modern terpadu Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk (kode saham: DMAS), membukukan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp1,6 triliun sepanjang 2025, atau sekitar 88 persen dari target prapenjualan tahun tersebut yang ditetapkan sebesar Rp1,81 triliun.

    Pencapaian tersebut terutama ditopang oleh penjualan lahan industri. Sepanjang 2025, Perseroan mencatatkan penjualan sekitar 46 hektare lahan industri. Direktur dan Sekretaris Perusahaan Puradelta Lestari Tondy Suwanto mengatakan, sektor data center menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 60 persen dari total penjualan lahan industri, disusul sektor FMCG, F&B, serta sektor industri lainnya.

    Selain sektor industri, prapenjualan Perseroan pada 2025 juga didukung oleh penjualan di sektor komersial serta sektor hunian, khususnya rumah tapak.

    Di tengah kondisi global sepanjang 2025 yang diwarnai ketidakpastian ekonomi dunia, tingginya tensi geopolitik, kebijakan tarif resiprokal internasional, serta sejumlah kejadian luar biasa di dalam negeri pada pertengahan tahun, minat investasi dari investor asing tercatat mengalami tekanan.

    Meski demikian, Perseroan tetap berupaya memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Sepanjang 2025, Perseroan telah mengoperasikan Security, Fire, and Command Center sebagai inovasi di bidang keamanan digital. Selain itu, Perseroan juga mengoperasikan Water Treatment Plant (WTP) Recycle yang dikelola secara mandiri untuk mendukung program Zero Run Off Water Discharge, serta mengoperasikan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) sebagai bagian dari program Zero Waste.

    Ke depan, Perseroan berkomitmen untuk terus mengembangkan kawasan industri, hunian, dan komersial guna mewujudkan visi jangka panjang dalam menjadikan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern dan ramah lingkungan, sekaligus pusat pertumbuhan regional di timur Jakarta, serta meningkatkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. (end)