DITOPANG KINERJA 2025 YANG SOLID, IPCM TEBAR DIVIDEN RP125,51 MILIAR
Share via
Terbit Pada
24 June 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 10-03-2026, 04:31:pm
17434567
IQPlus, (24/6) - PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX:IPCM), bagian dari Pelindo Jasa Maritim dan Pelindo Group, telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (23/6) di Jakarta. Rapat tersebut menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp196,44 miliar. Dari total laba tersebut, Perseroan menetapkan dividen final sebesar Rp125,51 miliar atau sekitar 63,90% dari laba tahun berjalan, yang setara dengan Rp23,75 per saham.
Sebagian dari dividen tersebut telah dibagikan terlebih dahulu sebagai dividen interim sebesar Rp23,25 miliar (Rp4,40 per saham) pada 15 Januari 2026. Dengan demikian, sisa dividen tunai yang akan dibagikan kepada pemegang saham adalah sebesar Rp102,26 miliar atau Rp19,35 per saham. Sisa dividen tunai ini dijadwalkan akan dibayarkan secara resmi kepada para pemegang saham pada 24 Juli 2026.
Direktur Utama merangkap Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPCM, Shanti Puruhita, menyampaikan bahwa keputusan pembagian dividen ini merupakan refleksi nyata dari kerja keras, operasional yang efektif, serta strategi bisnis yang tepat. Beliau juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kepercayaan para pemegang saham dan berkomitmen untuk terus menjaga serta meningkatkan kinerja positif IPCM di tahun-tahun mendatang.
Proses pembagian dividen final IPCM tahun buku 2025 akan mengikuti jadwal berkala. Tahapan dimulai dengan Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi pada 1 Juli 2026, diikuti Ex Dividen pada 2 Juli 2026. Selanjutnya, Recording Date yang berhak atas dividen tunai final serta Cum Dividen di Pasar Tunai jatuh pada 3 Juli 2026, dilanjutkan Ex Dividen di Pasar Tunai pada 6 Juli 2026, hingga diakhiri dengan pelaksanaan pembayaran dividen pada 24 Juli 2026.
Di sisi kinerja, sepanjang tahun 2025 IPCM berhasil mencatatkan pertumbuhan fundamental yang positif dan berkelanjutan. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,47 triliun, meningkat 9,65% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,34 triliun. Pertumbuhan ini mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam menjaga momentum bisnis serta mengoptimalkan layanan pemanduan dan penundaan kapal di tengah dinamika industri maritim nasional.
Kontribusi pendapatan terbesar IPCM berasal dari jasa penundaan sebesar Rp1,32 triliun (89,51%), disusul jasa pemanduan sebesar Rp105,07 miIiar (7,12%), serta jasa pengangkutan dan layanan lainnya sebesar Rp49,67 miliar (3,37%). Sejalan dengan itu, laba komprehensif tumbuh 17,74% menjadi Rp196,44 miliar, dan total aset meningkat 3,91% menjadi Rp1,71 triliun, yang membuktikan kemampuan Perseroan dalam menjaga profitabilitas serta memperkuat struktur keuangan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
