DEMUTUALISASI JADI STRATEGI BEI PERCEPAT PERTUMBUHAN DAN DAYA SAING GLOBAL
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
04 March 2026
06230958
IQPlus, (4/3) - Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey berharap BEI dapat menembus jajaran 10 besar bursa dunia dalam empat hingga lima tahun ke depan melalui kebijakan demutualisasi.
Jeffrey menyampaikan, demutualisasi diyakini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing bursa di tingkat global. Kebijakan tersebut diharapkan menghadirkan nilai tambah berupa tambahan investasi, penguatan teknologi, serta perluasan potensi pasar.
"Kalau demutualisasi kita harapkan akan ada value added tambahan kepada bursa, apakah itu berupa tambahan investasi, tambahan teknologi atau tambahan potensi pasar," ujar Jeffrey dalam konferensi pers di Gedung BEI, Rabu (4/3/2026).
Ia menjelaskan, selama ini pertumbuhan BEI berlangsung secara organik. Dengan masuknya pemegang saham baru melalui skema demutualisasi, pertumbuhan tersebut diproyeksikan menjadi lebih cepat dan agresif.
Terkait investor baru, Jeffrey mengatakan prosesnya masih berada pada tahap pengaturan sesuai regulasi, sehingga belum ada kepastian mengenai pihak yang akan bergabung. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
