DBS INDONESIA PERKUAT LAYANAN WEALTH MANAGEMENT, AUM PRIVATE CLIENT TUMBUH 13%
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
16 July 2026
19631938
IQPlus, (16/7) - PT Bank DBS Indonesia memperkuat layanan pengelolaan kekayaan (wealth management) bagi nasabah premium melalui pengembangan DBS Treasures Private Client. Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan layanan investasi yang lebih personal di tengah dinamika ekonomi global.
Peluncuran evolusi DBS Treasures Private Client dilakukan dalam ajang DBS Insights Forum 2026. Layanan tersebut mengusung tiga pilar utama, yakni penyediaan wawasan investasi yang tepercaya, pendampingan tim ahli, serta berbagai layanan eksklusif yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap nasabah.
Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong mengatakan penguatan layanan tersebut ditujukan untuk membantu nasabah private dan priority banking mengelola kekayaan secara berkelanjutan, mulai dari pengembangan aset hingga perencanaan suksesi keluarga.
Kinerja bisnis wealth management Bank DBS Indonesia juga menunjukkan pertumbuhan pada semester I 2026. Khusus segmen DBS Treasures Private Client, Total Assets Under Management (AUM) meningkat 13% secara tahunan, sementara rata-rata AUM per nasabah naik 15%.
Selain itu, Total Income tumbuh 34%, didorong kenaikan Investment Fee Income sebesar 65%. Perseroan juga mencatat pertumbuhan Net Profit After Tax (NPAT) sebesar 24% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom mengatakan kebutuhan pengelolaan kekayaan kini semakin kompleks sehingga memerlukan solusi yang lebih personal, mulai dari produk investasi, corporate wealth management, hingga persiapan suksesi keluarga.
Menurutnya, DBS Treasures Private Client dirancang untuk mendukung keputusan finansial nasabah di setiap fase kehidupan melalui pendekatan yang lebih menyeluruh. Atas pengembangan layanan tersebut, Bank DBS Indonesia baru-baru ini meraih penghargaan Best Private Bank Indonesia 2026 dari FinanceAsia dan Best Priority Banking Experience 2026 dari Asian Banking & Finance. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
