BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

DANANTARA NILAI TRANSFORMASI BUMN BERHASIL DONGKRAK CAPAIAN KINERJA

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

21 June 2026

17224571

IQPlus, (22/6) - Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menilai kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjukkan peningkatan yang signifikan seiring program transformasi BUMN.

"Capaian ini menunjukkan bahwa transformasi BUMN mulai memberikan hasil yang nyata," ujar Dony dalam keterangannya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Sabtu.

Tren positif tersebut, tutur Dony, mulai terlihat dari kinerja sejumlah BUMN hingga Mei 2026. Berdasarkan laporan kinerja unaudited, Pelindo membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp2,01 triliun atau meningkat 94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, Pupuk Indonesia Group mencatatkan laba bersih sebesar Rp6,70 triliun atau melonjak 230 persen secara tahunan.

Capaian positif ini menjadi perhatian dalam pertemuan antara Dony dengan sejumlah jajaran direksi BUMN di Wisma Danantara Indonesia, Jumat (19/6). Pertemuan tersebut membahas perkembangan kinerja BUMN serta penguatan koordinasi untuk memastikan transformasi perusahaan negara berjalan semakin terukur, transparan dan berorientasi pada hasil.

Peningkatan kinerja BUMN ini sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara dalam mendorong pengelolaan BUMN yang lebih akuntabel, berbasis data, serta sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Laporan capaian kinerja disusun dengan mengedepankan akurasi informasi, sehingga publik dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai perkembangan dan kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional.

Dony menilai capaian kinerja BUMN yang melampaui target pada 2025 serta berlanjutnya tren positif pada 2026 menunjukkan bahwa langkah transformasi yang dijalankan telah berada pada arah yang tepat dan perlu terus diperkuat secara konsisten.

"Yang penting ke depan adalah menjaga konsistensi, memperkuat tata kelola dan memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik berbasis data, fakta, serta kondisi riil di lapangan," ujar Dony. (end)