DANANTARA: MERGER PELNI-PELINDO TAK DILAKUKAN KARENA PERBEDAAN BISNIS
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
08 October 2026
28052302
IQPlus, (8/10) - Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN Dony Oskaria menilai penggabungan (merger) antara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) kemungkinan tidak dapat dilakukan karena perbedaan karakter bisnis.
"Kita harus mencermati juga bisnis model masing-masing (perusahaan). Tidak bisa karena mereka (bergerak di) laut, terus, ya, tidak bisa kita satukan juga, karena masing-masing sudah ada best practice industry-nya, kan," kata Dony di Jakarta, Kamis.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kedua perusahaan di sektor maritim dan perairan itu memiliki fokus industri yang cukup berbeda.
Dony secara khusus mengatakan bagaimana Pelindo fokus dalam industri pelabuhan, sementara Pelni berada dalam industri pelayaran.
"Pelindo itu port industry. Yang satu lagi (Pelni), industrinya adalah pelayaran. Jadi tidak bisa (merger), tidak ketemu dia. Ya, walaupun sama-sama di laut, bukan berarti mereka akan di-merger," ujar dia.
"Ya pasti tidak di-merger (antara Pelni dan Pelindo), karena memang itu dua bisnis yang berbeda. Saya tidak pernah sampaikan Pelni dan Pelindo akan di-merger. Itu dua hal yang berbeda. Satu adalah port, satu lagi adalah transportasinya," tegas Dony. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
