DANANTARA DISEBUT MULAI PENJUALAN OBLIGASI DOLAR AS
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
11 June 2026
16139270
IQPlus, (11/6) - Danantara, memulai penjualan obligasi dolar AS global perdananya, menguji selera investor di saat kepercayaan terhadap ekonomi terbesar di Asia Tenggara sedang memburuk.
Danatara yang muncul sebagai pemain baru yang kuat dalam perekonomian negara, berupaya menjual obligasi berukuran standar dalam penawaran dua bagian dengan jatuh tempo lima dan 10 tahun menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut dan meminta untuk tidak disebutkan namanya karena membahas masalah pribadi. Targetnya sekitar $500 juta untuk setiap bagian.
Penawaran ini dimulai setelah investor menarik miliaran dolar AS dari pasar saham negara tersebut sepanjang tahun ini, memaksa para pembuat kebijakan untuk mengambil tindakan agresif minggu ini untuk mendukung rupiah.
Agenda ekonomi intervensionis Presiden Prabowo Subianto semakin membuat investor khawatir setelah ia mengumumkan rencana bulan lalu untuk memusatkan ekspor komoditas utama di bawah unit Danantara.
Aset-aset Indonesia pulih dalam dua hari terakhir setelah para pejabat meningkatkan upaya untuk meyakinkan investor asing, mendorong rupiah ke penguatan terbesar dalam lebih dari setahun, sekaligus meredakan tekanan pada obligasi dan mengangkat saham.
Fitch Ratings dan Moody's sebelumnya pada tahun ini merevisi prospek peringkat kredit kedaulatan Indonesia menjadi negatif, dengan alasan ketidakpastian kebijakan dan kekhawatiran atas tata kelola.
Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, Danantara juga berencana menerbitkan obligasi mata uang lokal yang akan memberikan kupon di bawah tingkat pasar yang berlaku.
Penjualan yang diusulkan ini telah dibandingkan dengan apa yang disebut "Obligasi Patriot" tahun lalu, yang imbal hasilnya di bawah pasar menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemilik bisnis dan taipan kaya di Indonesia. (end/Bloomberg/Reuters)
Riset Terkait
Berita Terkait
