BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

DANA KELOLAAN ASHMORE INDONESIA TUMBUH 35,3% JADI Rp32,4 TRILIUN

Terbit Pada

16 July 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 25-06-2026, 01:53:pm

19655436

IQPlus, (16/7) - PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AAMI, Ashmore Indonesia, IDX:AMOR) melaporkan dana kelolaan (AuM) sebesar Rp32,4 triliun per 30 Juni 2026, mengalami peningkatan 35,3% secara tahunan dari Rp24,0 triliun di tahun sebelumnya. Pertumbuhan tahunan yang kuat ini mencerminkan arus investasi bersih sebesar Rp11,6 triliun selama dua belas bulan terakhir, didukung oleh inisiatif pemasaran yang sukses, kepercayaan klien yang berkelanjutan, dan kemampuan investasi perusahaan yang kuat.

Dalam kuartal terakhir, AuM menurun sebesar 8,0% dari Rp35,3 triliun, terutama karena kinerja investasi negatif sebesar Rp2,7 triliun, sementara pergerakan negatif arus investasi cukup terbatas hanya sebesar Rp0,1 triliun. Kuartal terakhir terbukti sangat menantang bagi pasar modal Indonesia yang dikarenakan oleh meningkatnya kekhawatiran fiskal domestik, arus keluar modal asing yang terus-menerus, dan meningkatnya ketegangan geopolitik yang mengurangi sentiment investor. Rupiah terdepresiasi sebesar 4,9% terhadap Dolar AS dalam periode yang sama dan menjadi basis Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan dari 4,75% menjadi 5,75%.

Terlepas dari tantangan di atas, Ashmore Indonesia terus menunjukkan kekuatan platform investasinya. Selama satu tahun terakhir, strategi ekuitas Perseroan mengungguli tolok ukur (benchmark) masing-masing rata-rata sebesar 11,4%, sementara strategi pendapatan mengungguli benchmark sebesar 1,2%. Perseroan juga terus mempertahankan kedisiplinan atas pengelolaan biaya dan di saat yang bersamaan juga berinvestasi secara selektif untuk terus mendukung pertumbuhan ke depannya, memperkuat komitmennya untuk memberikan nilai tambah jangka Panjang yang berkelanjutan bagi klien dan pemegang saham.

Ronaldus Gandahusada, Direktur Utama PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk, mengatakan, "Meskipun kuartal terakhir di tahun keuangan ini ditandai oleh lingkungan pasar yang paling menantang dalam beberapa tahun terakhir, bisnis utama Perseroan terus menunjukkan ketangguhan. Penurunan AuM selama kuartal tersebut sebagian besar didorong oleh kinerja pasar yang negatif, sementara arus investasi klien secara umum tetap stabil.

Lebih dari itu, selama satu tahun terakhir Ashmore membukukan pertumbuhan AuM sebesar 35,3% year-onyear, didukung oleh arus investasi bersih sebesar Rp11,6 triliun dan kepercayaan yang berkelanjutan pada kemampuan investasi kami. Tim investasi Ashmore terus mengungguli masing-masing benchmark di tengah volatilitas pasar yang tinggi, menunjukkan nilai tambah Perseroan melalui implementasi yang konsisten dari pendekatan investasi aktif. Ke depannya, Perseroan akan tetap fokus pada penyampaian hasil investasi jangka panjang yang unggul, mempertahankan manajemen biaya yang disiplin, dan memperkuat basis klien kami. Fundamental ini memposisikan Ashmore dengan baik untuk memanfaatkan peluang seiring stabilnya kondisi pasar dan kembalinya kepercayaan investor." (end)