CTTH BERENCANA MASUK KE SEKTOR PERDAGANGAN KERAMIK DAN PORCELAIN SLAB
Share via
Terbit Pada
18 June 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 12-06-2026, 09:24:am
16828738
QPlus, (18/6) - Emiten produsen marmer dan batuan alam, PT Citatah Tbk (kode saham: CTTH), resmi mengumumkan rencana ekspansi bisnis melalui penambahan kegiatan usaha baru. Perseroan membidik sektor perdagangan besar bahan konstruksi guna memperluas portofolio produk dan mendiversifikasi sumber pendapatan.
Langkah strategis ini ditandai dengan diterbitkannya keterbukaan informasi kepada pemegang saham pada 17 Juni 2026, sebagai pemenuhan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait transaksi material dan perubahan kegiatan usaha.
Manajemen Citatah menjelaskan bahwa ekspansi ini akan fokus pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 46733, yang mencakup perdagangan besar bahan konstruksi dari tanah liat, kapur, semen, atau kaca. Lewat lini baru ini, perusahaan yang memiliki pengalaman lebih dari 50 tahun tersebut akan memperdagangkan produk seperti porcelain slab, porcelain tile, mosaik, hingga sintered stone premium.
Untuk menjaga efisiensi modal kerja dan meminimalkan risiko penumpukan stok (deadstock), Citatah mengadopsi model bisnis asset-light berbasis pesanan proyek (indent/back-to-back) dengan memaksimalkan fasilitas pergudangan serta SDM eksisting tanpa investasi aset tetap baru yang material.
Lini usaha baru ini diproyeksikan mampu mendongkrak pendapatan Citatah sebesar Rp49,68 miliar pada tahun pertama operasional dan ditargetkan melonjak hingga Rp86,23 miliar pada tahun kelima. Bersamaan dengan itu, laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) dari sektor ini diproyeksikan meningkat dari Rp5,56 miliar di tahun pertama menjadi Rp15,12 miliar pada tahun kelima. Kinerja ini diharapkan melengkapi bisnis historis perseroan, di mana pada tahun 2025 Citatah berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp116,8 milar dengan laba bruto Rp28,2 miliar.
Perseroan telah mengidentifikasi jaringan pemasok potensial untuk material premium ini, baik dari pasar domestik maupun internasional seperti kawasan Asia Tenggara, Italia, dan Spanyol. Guna memitigasi risiko volatilitas nilai tukar mata uang asing dan hambatan logistik global, Citatah menyiapkan klausul penyesuaian harga serta sistem penguncian kode produksi (batch/lot lock) demi menjaga konsistensi visual material proyek pelanggan.
Kepastian pelaksanaan rencana ekspansi ini akan ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 19 Juni 2026. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
