CSI RESMI AKUISISI 57,5% SAHAM ELPI TRANS CARGO DARI ELPI
Share via
Terbit Pada
12 May 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 13-05-2026, 04:12:pm
13128048
IQPlus, (12/5) - Emiten transportasi dan logistik, PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), secara resmi mengumumkan pengalihan kepemilikan saham pada entitas anaknya, PT ELPI Trans Cargo (ETC), kepada PT Chandra Shipping International (CSI). Transaksi yang merubah peta pengendalian perusahaan ini efektif berlaku sejak 08 Mei 2026.
Dalam keterbukaan informasi, Sekretaris Perusahaan ELPI, Wawan Heri Purnomo, menjelaskan bahwa Perseroan telah mengalihkan sebanyak 17.250 lembar saham ETC kepada CSI. Nilai nominal atas pengalihan saham tersebut mencapai Rp17.250.000.000 (tujuh belas miliar dua ratus lima puluh juta rupiah).
Sebelum transaksi dilakukan, PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) menguasai 100% saham ETC dengan modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp30 miliar. Namun, setelah pengambilalihan saham tersebut, struktur kepemilikan ETC mengalami perubahan signifikan.
PT Chandra Shipping International (CSI) kini menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 17.250 lembar saham atau setara 57,5%. Sementara itu, ELPI mempertahankan 12.750 lembar saham atau sekitar 42,5%, sehingga tetap menjadi salah satu pemegang saham utama di ETC.
Dampak dan Tujuan Transaksi
Manajemen ELPI menegaskan bahwa pengalihan ini merupakan langkah strategis untuk memberikan dukungan terhadap kelangsungan usaha (going concern) ETC, terutama dalam upaya pengembangan bisnis di sektor jasa offshore.
Dengan beralihnya pengendalian kepada CSI, maka per 08 Mei 2026, ETC tidak lagi berstatus sebagai entitas anak yang terkonsolidasi dalam laporan keuangan Perseroan. Meski demikian, manajemen memastikan transaksi ini tidak mengganggu operasional induk perusahaan.
"Transaksi ini tidak memberikan dampak terhadap kegiatan operasional Perseroan, dan kegiatan usaha Perseroan tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya," tulis manajemen dalam laporannya. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
