CORE USUL PLATFORM DIGITAL TERINTEGRASI UNTUK PERKUAT EKSPOR SAWIT
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
14 July 2026
19436338
IQPlus, (14/7) - Pengamat pertanian dari Center of Reform on Economics (CORE) Eliza Mardian mengusulkan pembentukan platform digital terintegrasi untuk menghubungkan kebun dan petani, pabrik pengolahan, dan eksportir, guna meningkatkan daya saing ekspor komoditas perkebunan, terutama minyak sawit.
"Integrasikan dengan ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil), serta sediakan onboarding gratis atau bersubsidi bagi smallholder. Ini adalah game changer untuk memenuhi EUDR (aturan anti deforestasi Uni Eropa) dan standar pembeli lain sekaligus membuka peluang memperoleh premium price," kata Eliza di Jakarta, Senin (13/7).
Menurut dia, platform tersebut dapat mempermudah ketertelusuran (traceability) rantai pasok sekaligus membantu petani kecil memenuhi persyaratan keberlanjutan yang semakin banyak diterapkan negara tujuan ekspor.
Meski membutuhkan investasi awal yang cukup besar, Eliza menilai manfaat jangka panjangnya akan jauh lebih besar karena dapat memperkuat daya saing produk perkebunan Indonesia di pasar global.
Eliza juga menilai peningkatan produktivitas melalui program peremajaan (replanting) yang masif menggunakan bibit unggul bersubsidi, dukungan sarana produksi, pelatihan, kredit berbunga rendah, dan percepatan sertifikasi lahan dapat meningkatkan produktivitas hingga 20-40 persen dalam lima hingga tujuh tahun.n. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
