COIN PERKUAT EKOSISTEM ASET DIGITAL NASIONAL DI COINFEST ASIA 2026
Share via
Terbit Pada
24 August 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 21-08-2026, 04:31:pm
23543273
IQPlus, (24/8) - PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), perusahaan crypto investment holding pertama yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), mempertegas komitmen jangka panjangnya dalam memperkuat industri asset keuangan digital nasional dengan berpartisipasi dalam gelaran Coinfest Asia 2026 di Bali pada 20-21 Agustus 2026.
Kehadiran COIN sebagai upaya dalam mendorong pertumbuhan ekosistem yang berkelanjutan, sekaligus melengkapi keberhasilan rangkaian acara Perusahaan Anak, yakni Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), yang sukses menggelar CFX Seaside Mixer dan CFX Cryptalk Vol 2.0.
Perseroan memanfaatkan momentum berkumpulnya para pembuat kebijakan, pelaku industri, pengembang teknologi, dan komunitas global ini sebagai ruang edukasi dan literasi yang strategis.
Direktur PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), Adri Prasetyo Martowardojo, menegaskan dukungan penuh entitas induk terhadap keberlanjutan industri melalui pengembangan inovasi berbasis tata kelola yang kuat di seluruh kegiatan Perusahaan Anak.
"Momen ini menjadi pijakan strategis bagi kami untuk memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan demi mewujudkan kedaulatan industri aset keuangan digital nasional yang solid. Fokus kami adalah mengakselerasi pertumbuhan ekosistem yang aman dan terpercaya melalui inovasi produk berkelanjutan serta edukasi masyarakat yang masif," jelas Adri.
Dalam kesempatan tersebut, Adri hadir sebagai pembicara dalam panel diskusi bertemakan Indonesia's Stablecoin Economy: Lead, Follow, or Fall Behind yang berlangsung pada 21 Agustus 2026. Menyoroti potensi stablecoin di Indonesia, Adri menjelaskan bahwa pengakuan stablecoin sebagai instrumen transaksi yang tidak dimaknai sebagai alat pembayaran di bawah Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) telah membuka ruang inovasi untuk pengembangan use case.
"Pada akhirnya, adopsi teknologi secara terukur tidak didorong oleh sekadar kecanggihan teknologinya, melainkan oleh rasa percaya. Kunci utama adopsi stablecoin di Indonesia adalah membangun infrastruktur yang patuh, terdapat mekanisme pengawasan dan akuntabilitas, serta memberikan perlindungan konsumen. Sinergi antar-lembaga adalah jembatan utama untuk memastikan inovasi ini benar-benar memberikan dampak bagi ekonomi digital nasional," tegas Adri.
Keramaian Coinfest Asia tahun ini turut didukung oleh kondisi pasar aset kripto yang tengah berada dalam tren positif. Kondisi pasar yang kian kondusif ini memberikan optimisme bagi para pelaku industri untuk mengakselerasi adopsi teknologi berbasis utilitas riil, sekaligus memperluas kolaborasi strategis di tingkat regional maupun global.
Sebagai informasi, COIN merupakan perusahaan holding yang menaungi PT Central Finansial X (CFX) selaku Bursa Aset Kripto pertama di Indonesia, dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) selaku lembaga penyimpanan aset kripto. Kedua anak usaha COIN tersebut telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
