BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    COIN PERKUAT CFX DENGAN SKEMA BIAYA KOMPETITIF DEMI ECONOMIES OF SCALE

    Terbit Pada

    04 February 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 07-01-2026, 05:00:pm

    03431245

    IQPlus, (4/2) - PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah strategis anak usahanya, Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX), yang melakukan penyesuaian struktur biaya transaksi. Langkah ini dinilai sejalan dengan visi jangka panjang perseroan untuk memperbesar pangsa pasar melalui peningkatan volume transaksi serta pendalaman likuiditas pasar.

    Berdasarkan riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), tantangan utama industri aset kripto domestik saat ini adalah menciptakan likuiditas yang dalam dan struktur biaya transaksi yang kompetitif agar mampu bersaing di pasar global. Riset tersebut juga mencatat tingginya sensitivitas pengguna terhadap biaya transaksi, di mana sekitar 54,5% pengguna platform menyatakan berpotensi berpindah jika biaya dinilai terlalu mahal. Temuan ini mengindikasikan adanya risiko capital outflow sekaligus ruang besar untuk meningkatkan daya saing industri aset kripto nasional.

    Sebagai respons atas kondisi tersebut, PT Central Finansial X (CFX) selaku bursa aset kripto berizin akan menurunkan biaya transaksi bursa dari 0,04% menjadi 0,02% mulai 1 Maret 2026. Selanjutnya, biaya transaksi akan kembali diturunkan menjadi 0,01% efektif 1 Oktober 2026. Kebijakan ini diumumkan oleh Direktur Utama Bursa Kripto CFX dalam acara CFX Cryptalk bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) di CFX Tower, Senin (2/2/2026).

    Sebagai induk usaha, COIN mendukung penuh kebijakan tersebut demi menciptakan struktur biaya yang lebih efisien dan kompetitif bagi para pengguna. Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk, Ade Wahyu, menyampaikan bahwa penyesuaian biaya yang dilakukan secara terukur merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan jangka panjang industri aset kripto.

    "Bursa Kripto CFX sebagai anak usaha COIN senantiasa mengikuti dinamika pasar. Saat ini merupakan momentum yang tepat untuk mengeksekusi penyesuaian struktur biaya guna meningkatkan daya saing industri aset kripto nasional di tingkat global. Biaya yang lebih kompetitif diharapkan dapat menarik kembali konsumen lokal untuk bertransaksi di dalam negeri dan pada akhirnya memperbesar pangsa pasar," ujar Ade.

    Ade menambahkan, kebijakan ini diyakini akan menciptakan multiplier effect positif. Dengan ekosistem yang semakin efisien dan menarik, frekuensi serta volume transaksi diproyeksikan meningkat signifikan, sehingga mampu mengompensasi penurunan biaya transaksi. Di sisi lain, langkah ini juga mendorong perseroan untuk terus menggali dan mengembangkan sumber pendapatan baru di masa depan.

    Seiring upaya tersebut, COIN terus mendorong inovasi dan diversifikasi produk, baik pada lini yang sudah ada maupun pengembangan produk baru. Bursa Kripto CFX akan memfokuskan pengembangan pada produk derivatif kripto guna meningkatkan volume transaksi dan memperdalam likuiditas pasar. Selain itu, perseroan juga melihat potensi besar pada kehadiran aset kripto baru yang berpeluang menjadi gelombang inovasi berikutnya di industri.

    "Kehadiran inovasi produk baru akan memperkuat daya saing industri aset kripto nasional serta mendorong partisipasi investor lokal maupun asing, baik ritel maupun institusi. COIN dan anak usaha berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi produk dan layanan guna mendongkrak kinerja perusahaan sekaligus mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat perdagangan aset kripto di Asia Tenggara," tutup Ade. (end)