BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

CITI INDONESIA CETAK LABA BERSIH Rp994 MILIAR DI SEMESTER I-2026

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

21 August 2026

23225836

IQPlus, (21/8) - Citibank, N.A., Indonesia membukukan laba bersih senilai Rp994 miliar pada semester I-2026, atau cenderung moderat yang diakibatkan oleh volatilitas pasar yang berdampak terhadap keuntungan penjualan aset keuangan perseroan.

CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi mengatakan pertumbuhan pendanaan dan kredit yang solid dan rasio Non-Performing Loan (NPL) yang terjaga mendekati nol, mencerminkan kepercayaan mendalam para klien kami terhadap platform perbankan institusional Citi Indonesia.

"Kami terus berkomitmen penuh untuk mendukung pertumbuhan nasabah melalui ketiga lini bisnis inti kami yang saling terhubung yaitu Banking, Markets, dan Services, sekaligus menghadapi dinamika perekonomian dengan keyakinan dan kehati-hatian," ujar Batara dalam Paparan Kinerja Semester I-2026 Citi Indonesia di Jakarta, Kamis.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit perseroan tumbuh 8,05 persen year on year (yoy) menjadi Rp29,9 triliun pada semester I-2026, dengan tetap menjaga disiplin pengelolaan risiko serta mempertahankan kualitas aset yang baik.

Rasio NPL perseroan terjaga di level 0,19 persen, dengan posisi permodalan tetap solid dan Rasio Kecukupan Modal (CAR/KPMM) sebesar 31,43 persen pada semester I-2026, atau jauh di atas persyaratan minimum.

Kemudian, posisi likuiditas perseroan tercatat baik dengan Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 276,26 persen pada semester I-2026.

Pada semester I-2026, perseroan mencatatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 23,29 persen (yoy) menjadi Rp72,6 triliun, dengan pertumbuhan Giro sebesar 36,54 persen (yoy) menjadi Rp60,4 triliun.

Kinerja perseroan turut mendorong rasio Low-Cost-Fund tumbuh menjadi 83,23 persen, atau meningkat dari sebesar 75,16 persen pada periode sama tahun sebelumnya.

Pada semester I-2026, perseroan tetap mempertahankan pengelolaan biaya yang prudent, dengan Rasio Biaya terhadap Pendapatan atau Cost to Income Ratio (CIR) tercatat sebesar 51,17 persen. (end)