CELIOS: PENGUATAN TALENTA PEKERJA DORONG DAYA SAING
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
06 July 2026
18637382
IQPlus, (6/7) - Direktur Utama Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan penguatan talenta tenaga kerja terampil dapat menutup celah kebutuhan industri yang dapat mendorong daya saing industri kreatif sebagai penopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Bhima menyebutkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2025, jumlah angkatan kerja mencapai 153 juta orang dan potensi tersebut dapat dioptimalkan melalui peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan, serta sertifikasi keterampilan.
"Data menunjukkan jumlah angkatan kerja Indonesia mencapai 153 juta orang, namun hanya 12,66 persen yang memiliki pendidikan tinggi, dan lebih dari 30 persen perusahaan mengalami kesulitan merekrut talenta berkualitas," kata Bhima kepada ANTARA di Jakarta, Senin.
Bhima mengatakan kebutuhan tenaga kerja terampil terutama di sektor ekonomi digital diperkirakan terus meningkat hingga 2030.
Ia juga menyoroti jarak antara ketersediaan pekerja terampil dengan minimnya penyerapan tenaga kerja akan memicu peralihan industri kreatif lebih banyak gunakan AI atau machine learning karena kesulitan perusahaan mencari talenta dari universitas atau lulusan sekolah kejuruan.
Kondisi ini menjadi momentum bagi pemerintah, dunia pendidikan, dan pelaku industri untuk mempercepat penciptaan talenta digital agar Indonesia mampu memenuhi kebutuhan industri dari dalam negeri sekaligus memanfaatkan peluang ekonomi berbasis teknologi. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
