BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

CBDK OPTIMISTIS PERKUAT EKOSISTEM BISNIS TERINTEGRASI PIK2

Terbit Pada

11 June 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 14-01-2026, 04:30:pm

16153932

IQPlus, (11/6) - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk ("CBDK"), emiten pengembang real estat di kawasan PIK2, Tangerang, Banten, memaparkan pencapaian kinerja keuangan yang kuat pada Kuartal I-2026. Dalam gelaran Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan melaporkan lonjakan laba bersih yang signifikan serta penguatan ekosistem bisnis yang berkelanjutan di kawasan tersebut.

Pada kuartal pertama tahun ini, CBDK berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp743 miliar, atau mencerminkan pertumbuhan sebesar 74% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan mencolok juga terlihat pada laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk, yang melesat hingga 317% secara tahunan (year-on-year) mencapai Rp542 miliar.

Manajemen mengungkapkan bahwa penjualan kaveling tanah komersial menjadi motor utama pendapatan perusahaan seiring meningkatnya aktivitas bisnis dan investasi di kawasan CBD PIK2. Selain itu, lini komersial dan residensial seperti SOHO Manhattan, SOHO Wallstreet, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, Rukan Asia Afrika, Rumah Milenial, hingga Permata Hijau Residence turut menyokong pertumbuhan ini.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, emiten anak usaha PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk ("PANI") ini terus mendiversifikasi pendapatan melalui penguatan porsi pendapatan berulang (recurring income). Salah satu langkah strategisnya adalah pengoperasian Nusantara International Convention Exhibition ("NICE"), pusat MICE berkapasitas 100.000 pengunjung yang telah mengamankan puluhan agenda kegiatan nasional dan internasional sepanjang tahun 2026.

"Fokus kami tidak hanya pada monetisasi commercial land plot, tetapi juga memperkuat fondasi recurring income melalui aset-aset strategis seperti NICE dan Hotel Hilton Jakarta PIK2," ujar Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, seraya menambahkan optimisme terhadap perluasan sumber pertumbuhan usaha jangka panjang. Hingga 31 Maret 2026, CBDK mempertahankan profil keuangan yang sehat dengan total aset mencapai Rp22,4 triliun dan posisi kas sekitar Rp2,7 triliun.

Berbekal cadangan lahan (land bank) strategis seluas 694 hektare, struktur permodalan yang konservatif ini memberikan fleksibilitas kuat bagi perusahaan untuk menangkap peluang pertumbuhan masa depan.

Di sisi lain, hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ("RUPST") pada 4 Juni 2026 menyetujui pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp5 per saham atau total sekitar Rp28,3 miIiar. Langkah ini diiringi aksi korporasi berupa program pembelian kembali saham (share buyback) periode 20 Mei hingga 19 Agustus 2026 dengan alokasi dana internal maksimal Rp250 miliar demi menjaga stabilitas harga saham perusahaan. (end)