BWPT SEBUT RENCANA PP EKSPOR SDA TAK BERDAMPAK MATERIAL
Share via
Terbit Pada
29 May 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 19-05-2026, 04:22:pm
14839690
IQPlus, (29/5) - PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) memberikan tanggapan resmi terkait rencana pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (SDA) serta pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Khusus Ekspor.
Emiten berkode saham BWPT ini menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak akan memberikan dampak material langsung terhadap kelangsungan usaha maupun kondisi keuangan perusahaan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Corporate Secretary PT Eagle High Plantations Tbk, Rizka Dewi Sulistyorini, dalam surat resmi yang ditujukan kepada Kepala Divisi PP1 PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 28 Mei 2026. Surat ini merupakan jawaban atas permintaan penjelasan yang dilayangkan oleh otoritas bursa pada 25 Mei 2026 lalu.
"Sampai dengan saat ini, Perseroan tidak melakukan kegiatan ekspor secara langsung. Seluruh penjualan produk utama Perseroan, termasuk Crude Palm Oil (CPO), dilakukan kepada pelanggan di dalam negeri (domestic market)," ujar Rizka dalam keterbukaan informasi tersebut.
Karena fokus pada pasar domestik, manajemen memastikan tidak ada dampak material yang mengganggu kinerja operasional, pendapatan, laba bersih, hingga arus kas perseroan. Selain itu, kerja sama dengan pelanggan eksisting, pemenuhan kewajiban keuangan (covenant), serta risiko hukum seperti wanprestasi kontrak dinyatakan tetap aman dan tidak terpengaruh.
Meski tidak terdampak secara langsung, PT Eagle High Plantations Tbk menyatakan komitmennya untuk tetap mendukung kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat tata kelola perdagangan nasional. Langkah ini dinilai penting demi meningkatkan daya saing dan keberlanjutan industri di tanah air.
Lebih lanjut, pihak manajemen menegaskan belum memiliki rencana tindakan korporasi khusus maupun strategi mitigasi tertentu dalam waktu dekat. Walau demikian, perusahaan akan terus memantau perkembangan regulasi dan siap melakukan penyesuaian yang diperlukan jika aturan tersebut nantinya resmi diterbitkan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
