BULOG SALURKAN 4.000 TON BERAS SPHP PER HARI UNTUK STABILISASI HARGA
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
02 October 2026
27454150
IQPlus, (2/10) - Perum Bulog menyalurkan sekitar 4.000 ton beras setiap hari untuk program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai wilayah di Indonesia demi menjaga stabilisasi harga di tingkat pasar.
"Untuk beras SPHP, Bulog itu per tiap hari ada lebih kurang hampir 4.000 ton per hari yang kita salurkan ke seluruh Tanah Air," kata Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Jumat.
Rizal menyebut penyaluran beras SPHP oleh BUMN bidang logistik itu secara keseluruhan mencapai sekitar 120 ribu ton per bulan ke seluruh Indonesia.
Penyaluran tersebut dilakukan rutin sebagai upaya memastikan pasokan beras tetap tersedia dan menjaga stabilitas harga di berbagai daerah.
"Pemerintah maupun teman-teman swasta semuanya sudah semaksimal mungkin untuk menyediakan beras kebutuhan masyarakat seoptimal mungkin," kata Rizal.
Menurut dia, upaya menjaga stabilitas pangan tidak hanya dilakukan melalui penyaluran beras oleh Bulog, namun juga perlu bersinergi dengan pelaku usaha swasta dan penggilingan beras.
Saat mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto meninjau ketersediaan dan harga di PIBC, Rizal turut melihat langsung kondisi pasokan beras yang tersedia di pasar.
Beras yang berada di PIBC, kata dia, tersedia dalam jumlah yang cukup. Kondisi tersebut memberikan gambaran bahwa pasokan beras di tingkat pasar induk masih terbilang aman.
"Yang awalnya adanya info katanya ada kelangkaan beras, ternyata beras cukup berlimpah. Jadi alhamdulillah tadi beliau (Titiek Soeharto) menyaksikan langsung untuk mengetahui sejauh mana keberadaan beras-beras yang ada di Pasar Cipinang," jelas Rizal.
Rizal menilai pemerintah masih perlu mempercepat proses distribusi agar pasokan tersebut segera menjangkau konsumen.
"Memang betul beras-beras tersedia di pasaran. Tinggal kita nanti mendistribusikannya lebih cepat supaya betul-betul sampai ke pengecer-pengecer maupun ritel-ritel yang ada di desa-desa," ucap Rizal.
Selain beras SPHP, Bulog juga menyiapkan beras premium untuk kebutuhan masyarakat. Ia merinci Bulog menyiapkan sekitar 507 ton beras premium setiap hari ke seluruh Indonesia.
Namun, jumlah tersebut baru sekitar 10 persen dari kebutuhan nasional, sementara sekitar 90 persen kebutuhan beras premium lainnya dipasok oleh perusahaan swasta.
"Sesuai dengan yang diperintahkan oleh Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan harga eceran tertinggi, harga beras medium Rp12.500 per kilogram dan beras premium Rp14.900," ucap Rizal.
Lebih lanjut, Rizal mengatakan dalam waktu dekat pemerintah juga akan memperkuat jaringan distribusi melalui Koperasi Desa Merah Putih untuk menambah titik penyaluran beras, baik jenis medium maupun premium. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
