BTPN SYARIAH AJUKAN BUYBACK SAHAM HINGGA Rp1 TRILIUN
Share via
Published On
14 October 2026
Related Stocks
Latest update: 24-02-2026, 04:30:pm
28625647
IQPlus (14/10) - PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah) mengajukan rencana aksikorporasi pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal hingga Rp1 triliun melaluiRapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Langkah ini merupakan sebagai salah satulangkah strategis yang bertujuan untuk terus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruhpemegang saham serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap fundamental Perseroan.
Direktur BTPN Syariah, Arief Ismail, mengatakan bahwa Perseroan terus menjaga keseimbanganantara pertumbuhan bisnis, pengelolaan risiko, dan optimalisasi nilai bagi pemegang saham.Perseroan percaya bahwa kinerja yang sehat, tata kelola yang baik, serta pemberdayaan yangberkelanjutan akan menjadi fondasi bagi penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangkukepentingan.
"Rencana aksi korporasi ini merupakan bentuk keyakinan kami terhadap kekuatan fundamentaldan prospek jangka panjang BTPN Syariah. Dengan kondisi permodalan yang kuat, kami tetap memiliki kapasitas untuk menjalankan strategi pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai yangoptimal bagi para pemegang saham, " ujar Arief dalam keterangan Selasa.
BTPN Syariah memastikan bahwa pelaksanaan buyback, akan dilakukan secara terukur dengantetap mempertimbangkan kebutuhan bisnis Perseroan, serta memperkuat komitmen Bankdalam melayani nasabah, memperkuat bisnis inti, serta memberikan dampak sosial yangberkelanjutan bagi masyarakat mass-market Indonesia. Rencana ini akan dilaksanakan dengantetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, dan kepatuhan terhadapseluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Hingga semester pertama 2026, BTPN Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp655 miliar.Aset tumbuh 8% secara tahunan menjadi Rp23 triliun, sementara pembiayaan tumbuh 9%menjadi Rp11 triliun. Kinerja tersebut ditopang Oleh rasio keuangan yang tetap kuat denganReturn on Asset (ROA) sebesar 7,2% dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 58, 7% (end)
Related Research
News Related
