BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    BSI MASLAHAT DORONG KEMANDIRIAN YATIM LEWAT PROGRAM SAHABAT KEBAIKAN

    Terbit Pada

    05 May 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 05-02-2026, 09:20:am

    12451567

    IQPlus, (5/5) - BSI Maslahat melalui program Sahabat Kebaikan Yatim terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian anak-anak yatim. Kali ini, fokus pemberdayaan dilakukan melalui klaster kewirausahaan di Yayasan Madinah Al Hijrah, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (5/5/2026).

    Melalui pendekatan Integrated Farming System, program ini tidak hanya memberikan bantuan karitatif sesaat, tetapi membekali anak asuh dengan keterampilan hidup (life skills) dan semangat wirausaha sejak dini. Para santri diajarkan untuk mengintegrasikan berbagai unit usaha di yayasan guna menciptakan siklus ekosistem yang berkelanjutan. Sebelumnya, Yayasan Madinah Al Hijrah menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah dapur dan kotoran ternak yang terbuang sia-sia. Namun, dengan pelatihan yang intensif, potensi lahan pertanian yang luas dan populasi ternak yang beragam kini dioptimalkan menjadi sumber daya bernilai ekonomi.

    "Kami diberikan pelatihan cara membuat pakan yang bergizi tinggi dari hasil limbah dapur dan limbah ternak. Ternyata sisa makanan kami yang biasanya dibuang bisa jadi makanan bergizi buat hewan ternak," ungkap Ahmad Muzammil Abu Bakar, salah satu anak asuh asal Lebak.

    Dalam program ini, para santri dan pengelola mendapatkan pelatihan teknis yang mencakup pengolahan limbah dapur menjadi pakan ternak dan kompos, budidaya tanaman azolla sebagai sumber protein alami untuk pakan, pembuatan pupuk organik dari kotoran ayam guna mengembalikan kesuburan tanah, serta rehabilitasi kandang ayam petelur untuk mendukung ketahanan pangan yayasan.

    Tenaga pendidik di Yayasan Madinah Al Hijrah, Ridwan, menyebutkan bahwa kehadiran tim pendamping sangat menginspirasi para santri dalam meningkatkan kapasitas diri. Program ini menerapkan sistem zero waste, di mana hampir tidak ada limbah yang terbuang karena diolah kembali menjadi produk bermanfaat.

    "Anak-anak mulai memahami bahwa setiap proses memiliki nilai. Pengalaman ini menjadi bekal berharga untuk membentuk karakter yang tangguh dan mandiri di masa depan," ujar Ridwan.

    Melalui langkah konsisten ini, BSI Maslahat berharap klaster pemberdayaan di Pandeglang dapat menjadi fondasi kuat bagi kemandirian ekonomi yayasan secara jangka panjang. Sebagai lembaga yang menghimpun dana ZISWAF dan CSR, BSI Maslahat terus berupaya mengangkat derajat kehidupan para mustahik agar mampu bersaing dan hidup lebih baik. (end)