BSI BERENCANA GELAR RIGHTS ISSUE GUNA PERKUAT PERMODALAN DAN EKSPANSI PEMBIAYAAN
Share via
Terbit Pada
30 September 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 16-09-2026, 02:01:pm
27238289
IQPlus, (30/9) - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI atau BRIS) mengumumkan rencana penambahan modal ditempatkan dan disetor melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue. Langkah korporasi ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan serta mendukung ekspansi penyaluran pembiayaan Perseroan secara berkelanjutan.
Berdasarkan Keterbukaan Informasi yang diterbitkan Perseroan pada Rabu (30/9/2026), BSI bermaksud menerbitkan sebanyak-banyaknya 6.800.000.000 lembar saham Seri B baru dari portepel dengan nilai nominal Rp500 per saham. Saham baru tersebut akan memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal, termasuk hak atas dividen, dengan saham Seri B Perseroan lainnya yang telah ditempatkan dan disetor.
Untuk menggololkan aksi korporasi ini, Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat, 6 November 2026 guna meminta persetujuan dari para pemegang saham. Setelah mendapatkan persetujuan RUPSLB dan pendaftaran ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinyatakan efektif, pelaksanaan PMHMETD II ditargetkan dapat diselesaikan pada kuartal I tahun 2027.
Seluruh dana segar yang diperoleh dari hasil PMHMETD II setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan dialokasikan sepenuhnya untuk penyaluran pembiayaan guna menopang pertumbuhan bisnis BSI. Melalui penambahan modal ini, struktur permodalan BSI pada tahun 2027 diproyeksikan meningkat dari Rp51,07 triliun di tahun 2026 menjadi Rp64,41 triliun.
Sejalan dengan itu, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) diproyeksikan melonjak dari 20,38% menjadi 23,31%. Penguatan modal inti ini juga diharapkan memuluskan langkah BSI dalam meningkatkan kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) sesuai regulasi yang berlaku.
Meski demikian, BSI mengingatkan bahwa bagi para pemegang saham yang tidak menggunakan haknya untuk memesan saham baru dalam PMHMETD II ini, persentase kepemilikan sahamnya akan mengalami dilusi sebanyak-banyaknya sebesar 12,85%. Informas detail serta harga pelaksanaan rights issue akan diungkapkan secara rinci dalam prospektus yang akan diterbitkan mendatang. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
