BPJPH SOSIALIASI WAJIB HALAL 2026 BAGI PENGUSAHA
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
04 June 2026
15433198
IQPlus, (4/6) - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) siap menggelar Sosialisasi Wajib Halal 2026 bagi pengusaha secara serentak di 2.183 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia pada Kamis.
Deputi Bidang Pembinaan dan Pengawasan BPJPH E.A Chuzaemi Abidin dalam keterangannya dikutip di Jakarta, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya masif BPJPH untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha mengenai implementasi kebijakan Wajib Halal yang akan berlaku pada Oktober 2026.
Chuzaemi menambahkan, sosialisasi serentak ini juga merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh pelaku usaha memahami kewajiban sertifikasi halal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 memerlukan pemahaman dan kesiapan seluruh pihak. Karena itu, kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk memanfaatkan kegiatan sosialisasi ini agar memperoleh informasi yang benar dan komprehensif mengenai kewajiban sertifikasi halal,"jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, peserta akan memperoleh informasi mengenai berbagai aspek penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH), termasuk ketentuan Wajib Halal, layanan informasi sertifikasi halal, konsultasi langsung dengan Pendamping Proses Produk Halal (P3H), hingga kesempatan untuk melakukan pendaftaran sertifikasi halal di lokasi kegiatan.
Menurut Chuzaemi, sosialisasi yang dilaksanakan secara serentak di ribuan titik tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat literasi halal masyarakat.
Ia berharap, hal itu berimplikasi positif dalam mempercepat peningkatan jumlah produk bersertifikat halal di Indonesia.
"Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk segera mempersiapkan produknya menghadapi implementasi Wajib Halal Oktober 2026. Di 2.183 titik lokasi sosialisasi, pelaku usaha juga bisa mendapatkan informasi tentang kewajiban sertifikasi halal. Bahkan bisa langsung mengajukan pendaftaran sertifikat halal di lokasi," ujarnya. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
