BP BUMN-DANANTARA SIAPKAN SISTEM SDM TERINTEGRASI UNTUK SELURUH BUMN
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
24 August 2026
23558287
IQPlus, (24/8) - BP BUMN bersama Danantara mendorong pembangunan sistem sumber daya manusia (SDM), yang terintegrasi untuk seluruh BUMN sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan transformasi BUMN.
Sistem ini diarahkan untuk membangun standar pengelolaan SDM yang lebih profesional, terukur, dan berbasis meritokrasi.
"Menurut saya yang paling susah itu membuat grading system versi kita dulu. Kita boleh benchmark, tetapi versi kita yang utama. Kita mulai dari nol dan menentukan terlebih dahulu grading system yang kita mau seperti apa," ujar Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin.
Ke depan, lanjut dia, seluruh BUMN diarahkan memiliki single grading system yang menjadi acuan bersama dalam pengelolaan SDM, mulai dari human development, jenjang karier, hingga job value.
Standardisasi ini diharapkan dapat menciptakan sistem yang lebih konsisten dalam menilai jabatan, kompetensi, serta kontribusi talenta di seluruh BUMN.
Terkait rencana tersebut, Dony menggelar rapat internal untuk membahas pembangunan sistem SDM BUMN yang lebih terintegrasi.
Dalam pembahasan tersebut, Dony menekankan pentingnya membangun standar grading system yang dapat menjadi acuan bersama bagi seluruh BUMN.
Menurut Dony, penyusunan grading system perlu dimulai dengan membangun standar versi bersama terlebih dahulu, sebelum kemudian dibandingkan dengan praktik yang telah berjalan di masing-masing BUMN.
Dony menambahkan proses standardisasi dilakukan secara hati-hati agar sistem yang dibangun dapat diterapkan secara konsisten di seluruh BUMN.
Tahapan tersebut mencakup penyusunan sistem, assessment, kalibrasi, hingga implementasi secara bertahap dengan mempertimbangkan karakteristik dan skala masing-masing BUMN.
Melalui standardisasi sistem SDM ini, BP BUMN dan Danantara mendorong terciptanya ekosistem karier yang lebih profesional, transparan, dan kompetitif di seluruh BUMN.
Penerapan single grading system diharapkan dapat memastikan pengelolaan talenta dilakukan secara objektif dan terukur, sekaligus memberikan kesempatan yang setara bagi talenta terbaik untuk berkembang sesuai dengan kompetensi, kinerja, dan kontribusinya. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
