BNI BAWA TIGA UKM BERORIENTASI EKSPOR MASUK PASAR KOREA SELATAN
Share via
Terbit Pada
17 July 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 13-07-2026, 04:31:pm
19725366
IQPlus, (17/7) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, melalui melalui program BNI Xpora, membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk memasuki pasar Korea Selatan dengan berpartisipasi dalam Korea Import Expo 2026.
Ketiga UKM tersebut adalah PT Alko Sumatra Kopi, PT AK Goldenesia, dan PT Awan Crackers Food Indonesia, yang menampilkan produk unggulan dalam Paviliun Indonesia sekaligus mengikuti pertemuan bisnis dengan sejumlah perusahaan asal Korea Selatan.
Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa keikutsertaan tersebut mencerminkan komitmen perseroan dalam mendampingi pelaku usaha nasional memasuki pasar internasional.
Menurutnya, dukungan BNI tidak hanya diberikan melalui akses pasar, tetapi juga mencakup pembiayaan, layanan transaksi, pendampingan bisnis, dan jaringan internasional.
"BNI Xpora hadir sebagai mitra strategis bagi pelaku usaha Indonesia yang ingin berkembang ke pasar internasional. Kami tidak hanya membantu mempertemukan eksportir dengan buyer global, tetapi juga menyediakan dukungan pembiayaan, solusi transaksi internasional, advisory bisnis, serta akses jaringan yang dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha mereka," kata Iqbal.
Dalam pameran tersebut, para peserta mengikuti sesi business matching dengan sejumlah perusahaan Korea Selatan, antara lain Sajo Foodist, Neple Co., Nokchawon, Hermos Co., Ltd., GS Global, dan Hurum Co., Ltd.
Pertemuan bisnis tersebut diarahkan untuk membuka peluang transaksi ekspor baru, menjajaki kerja sama distribusi, serta memperluas penetrasi produk Indonesia di pasar Korea Selatan.
Adapun pameran yang diselenggarakan oleh Korea Importers Association (KOIMA) itu berlangsung di COEX Hall B, Seoul, pada 23-25 Juni 2026. Ajang tersebut diikuti sekitar 200 perusahaan dari lebih dari 30 negara dengan target kunjungan lebih dari 10.000 pembeli dan pelaku perdagangan.
Keikutsertaan UKM Indonesia dalam Korea Import Expo 2026 terlaksana melalui sinergi antara Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul, Kementerian Perdagangan melalui Atase Perdagangan Seoul, BNI Kantor Cabang Luar Negeri Seoul, dan BNI Xpora.
Iqbal menyampaikan bahwa akses pasar masih menjadi salah satu tantangan utama bagi pelaku usaha Indonesia yang ingin berekspansi ke luar negeri.
Hambatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pencarian pembeli, tetapi juga kesiapan produk, jaringan distribusi, pembiayaan, serta pemahaman mengenai transaksi perdagangan internasional.
Karena itu, BNI Xpora terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah, perwakilan Indonesia di luar negeri, asosiasi bisnis, dan mitra internasional untuk mempertemukan eksportir nasional dengan calon pembeli di berbagai negara. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
