BKPM SEBUT CCS PACU DEKARBONISASI DAN PERKUAT DAYA TARIK INVESTASI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
26 August 2026
23747293
IQPlus, (26/8) - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menilai Carbon Capture and Storage (CCS) menjadi instrumen untuk mendorong dekarbonisasi sekaligus memperkuat daya tarik investasi Indonesia.
Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Ichsan Zulkarnaen mengatakan CCS berperan penting dalam membantu berbagai sektor industri mengurangi jejak karbon agar berdaya saing di pasar global.
"Jadi, CCS menjadi strategis karena mendukung dekarbonisasi di sektor-sektor yang sulit melakukan pengurangan emisi, seperti minyak dan gas, semen, pupuk, petrokimia, kilang, pembangkit listrik, dan sebagainya, sembari juga meningkatkan daya tarik investasi industri," ujar Ichsan dalam International and Indonesia CCS Forum 2026 di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, penerapan CCS memberikan sejumlah manfaat strategis bagi industri, mulai dari pengurangan emisi hingga menjaga daya saing perusahaan dalam menghadapi kebijakan karbon global.
Ia menjelaskan, CCS mampu menangkap lebih dari 90 persen emisi karbon sebelum dilepaskan ke atmosfer. Selain itu, teknologi ini juga dapat membantu industri mengantisipasi potensi biaya karbon maupun penerapan pajak karbon di masa mendatang. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
