BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    BIDIK PENDAPATAN RP299 MILIAR, LOPI SIAPKAN AKSI KORPORASI PADA TAHUN 2026

    Terbit Pada

    11 May 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 12-05-2026, 09:22:am

    13039753

    IQPlus, (11/5) - Emiten jasa pengurusan transportasi, PT Logisticsplus International Tbk (kode saham: LOPI), mematok target pertumbuhan yang ambisius untuk tahun buku 2026. Perusahaan menargetkan pendapatan sebesar Rp299,53 miliar, atau melonjak sekitar 2,3 kali lipat dibandingkan capaian pada tahun 2025.

    Target agresif ini menyusul kinerja positif perusahaan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data laporan tahunan, LOPI berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp130,1 miliar, tumbuh 50,57% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih perusahaan juga mencatatkan pertumbuhan solid mencapai Rp3,48 miliar.

    Transformasi Menuju "Supply Chain Engineering"

    Manajemen LOPI menegaskan bahwa kunci pertumbuhan di masa depan terletak pada transformasi strategi bisnis. Perusahaan kini tengah berevolusi dari sekadar penyedia jasa freight forwarding konvensional menjadi perusahaan supply chain engineering yang terintegrasi. "Kami melihat peluang besar dalam membangun ekosistem rantai pasok masa depan yang berbasis teknologi tinggi, khususnya pada sektor-sektor bernilai tambah seperti healthcare, life science, serta industri gas dan energi," tulis manajemen dalam materi paparan publiknya.

    Sektor prioritas yang menjadi pendorong utama pertumbuhan pada 2026 meliputi healthcare & life science melalui logistik presisi, kapabilitas cold-chain untuk produk biologis, serta dukungan logistik rumah sakit; gas industri & cryogenic melalui pengembangan distribusi gas industri dan rantai pasok suhu ultra-rendah untuk terapi medis modern; serta project logistics terintegrasi yang mencakup procurement, rigging, hingga eksekusi operasional armada.

    Perkuat Permodalan dan Sinergi

    Untuk mendukung target tersebut, LOPI telah menyiapkan sejumlah agenda strategis pada 2026, termasuk rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD). Langkah ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan perusahaan guna mendanai ekspansi usaha yang lebih luas.

    Selain itu, LOPI akan memaksimalkan sinergi dengan anak usahanya, PT Wise Manajemen Indonesia (WMI)-sebelumnya bernama PT Wibowo Manajemen Indonesia-yang baru saja diakuisisi pada Juni 2025. WMI, yang bergerak di bidang jasa konsultan manajemen dan outsourcing, diproyeksikan akan memperkuat lini operasional dan manajemen perseroan secara keseluruhan.

    Dengan total aset yang ditargetkan mencapai Rp178 miliar pada 2026, LOPI optimistis dapat terus meningkatkan nilai jangka panjang bagi para pemegang sahamnya melalui penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dan efisiensi berbasis digital. (end)