BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    BI : SURPLUS NERACA DAGANG AWAL 2026 TOPANG KETAHANAN EKSTERNAL

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    03 March 2026

    06142994

    IQPlus, (3/3) - Bank Indonesia (BI) menilai surplus neraca perdagangan pada Januari 2026 sebesar 0,95 miliar dolar AS positif untuk terus menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Senin (2/3), surplus neraca perdagangan pada periode tersebut melanjutkan surplus pada bulan sebelumnya yang mencapai sebesar 2,51 miliar dolar AS.

    "Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas lain guna makin memperkuat ketahanan eksternal dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.

    Lebih lanjut, ia mengatakan surplus neraca perdagangan yang berlanjut terutama bersumber dari berlanjutnya surplus neraca perdagangan nonmigas.

    Neraca perdagangan nonmigas pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 3,23 miliar dolar AS, seiring dengan tetap kuatnya ekspor nonmigas sebesar 21,26 miliar dolar AS.

    Kinerja positif ekspor nonmigas tersebut terutama didukung oleh ekspor berbasis sumber daya alam seperti lemak dan minyak hewani/nabati maupun produk manufaktur seperti nikel dan barang daripadanya, kendaraan dan bagiannya, mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya, serta alas kaki.

    Berdasarkan negara tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan India tetap menjadi kontributor utama ekspor Indonesia.

    Sementara itu, neraca perdagangan migas tercatat defisit sebesar 2,27 miliar dolar AS pada Januari 2026 sejalan dengan penurunan ekspor migas di tengah menurunnya impor migas. (end/ant)