BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

BI PERLUAS INSENTIF INVESTOR ASING UNTUK PERKUAT ARUS MODAL MASUK

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

22 July 2026

20253924

IQPlus, (22/7) - Bank Indonesia memperluas berbagai insentif bagi investor asing sebagai bagian dari upaya memperkuat stabilitas rupiah dan memperdalam pasar uang serta pasar valuta asing domestik. Kebijakan tersebut diumumkan bersamaan dengan keputusan mempertahankan BI-Rate pada level 5,75%.

Dalam kebijakan terbaru, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebutkan, BI menaikkan insentif bagi transaksi swap lindung nilai dari 10% menjadi 12,5% serta memperluas insentif untuk transaksi DNDF jual lindung nilai sebesar 15%.

Selain itu, bank sentral juga memberikan insentif tambahan untuk transaksi Local Currency Transaction (LCT) dengan negara mitra guna mendorong diversifikasi penggunaan mata uang dalam perdagangan dan investasi internasional.

"Langkah tersebut dilakukan di tengah upaya menjaga keberlanjutan aliran modal asing ke pasar domestik. Pada triwulan II 2026, investasi portofolio asing tercatat masuk bersih (net inflows) sebesar US$8,5 miliar, terutama ke instrumen Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI),"kata Perry dalam konferensi pers, Rabu (22/7/2026).

Perry menambahkan bahwa, Bank Indonesia juga mencatat kepemilikan investor nonresiden pada SRBI meningkat menjadi Rp288,65 triliun per 20 Juli 2026 dari Rp238,09 triliun pada pertengahan Juni.

"Melalui berbagai insentif baru tersebut, BI berharap daya tarik instrumen keuangan domestik meningkat sehingga mampu menopang stabilitas nilai tukar rupiah dan memperkuat ketahanan eksternal perekonomian nasional," ucapnya. (end)