BHIT TARGETKAN DANA SEGAR MELALUI PRIVATE PLACEMENT
Share via
Terbit Pada
22 May 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 02-06-2026, 04:32:pm
14138871
IQPlus, (22/5) - PT MNC Asia Holding Tbk (IDX:BHIT) mengumumkan rencana melakukan aksi korporasi berupa Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Emiten berkode saham BHIT ini berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 8.606.815.670 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Jumlah tersebut setara dengan maksimal 10% dari seluruh saham yang telah disetor penuh dalam Perseroan.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis manajemen di Jakarta pada Kamis (21/5/2026), seluruh dana yang diperoleh dari hasil private placement ini setelah dikurangi biaya-biaya terkait akan dialokasikan untuk memperkuat struktur permodalan dan keuangan perusahaan, termasuk untuk memenuhi kebutuhan modal kerja.
"Manajemen menyimpulkan bahwa PMTHMETD ini akan meningkatkan struktur permodalan dan keuangan Perseroan, menambah jumlah saham beredar untuk meningkatkan likuiditas perdagangan, serta membuka peluang mengundang investor strategis," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi tersebut.
Hingga saat ini, perseroan menyatakan belum ada calon pemodal definitif yang akan mengeksekusi aksi korporasi tersebut. Sesuai dengan ketentuan regulasi Bursa Efek Indonesia (BEI), penentuan harga pelaksanaan saham PMTHMETD ini akan ditetapkan sekurang-kurangnya 90% dari rata-rata harga penutupan saham perseroan selama 25 Hari Bursa berturut-turut sebelum tanggal permohonan pencatatan.
Dampak dari penerbitan saham baru ini akan memicu dilusi kepemilikan saham bagi pemegang saham lama secara proporsional, yaitu maksimal sebesar 9,09%. Melalui simulasi proforma per 31 Desember 2025, aksi korporasi ini diproyeksikan akan meningkatkan total ekuitas perseroan dari Rp40,41 triliun menjadi Rp41,27 triliun. Struktur permodalan juga menunjukkan perbaikan, di mana rasio liabilitas terhadap aset akan turun dari 31,3% menjadi 30,8%, sementara rasio liabilitas terhadap ekuitas membaik dari 45,5% menjadi 44,5%.
Untuk merealisasikan rencana ini, PT MNC Asia Holding Tbk akan meminta persetujuan dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Rapat tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 29 Juni 2026, pukul 14.00 WIB bertempat di iNews Tower Lantai 3, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Mengingat agenda ini memerlukan keputusan dari pemegang saham independen dan pihak non-afiliasi, perseroan menerapkan ketentuan kuorum kehadiran dan pengambilan keputusan yang ketat sesuai dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang berlaku. (end)
