BCAP CATAT KENAIKAN LABA 28,6% JADI RP51,65 MILIAR DI KUARTAL I 2026
Share via
Terbit Pada
04 May 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 23-04-2026, 10:40:am
12334996
IQPlus, (04/5) - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) membukukan laba bersih sebesar Rp51,65 miliar pada kuartal pertama 2026. Capaian tersebut meningkat 28,6% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp40,17 miliar.
Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga menunjukkan pertumbuhan lebih tinggi, yakni melonjak 42,3% yoy menjadi Rp46,75 miliar dari Rp32,85 miliar pada kuartal pertama 2025. Kenaikan ini mencerminkan efektivitas strategi bisnis dan penguatan sinergi di berbagai lini usaha Perseroan.
Pertumbuhan laba ditopang oleh peningkatan pendapatan konsolidasi yang mencapai Rp990,58 miliar atau naik 9,6% yoy dibandingkan Rp903,91 miliar pada tahun sebelumnya. Pendapatan bunga dan dividen menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp539,10 miliar atau setara 54,4% dari total pendapatan, diikuti pendapatan jasa asuransi sebesar Rp284,19 miliar yang tumbuh 16,7% yoy.
Selain itu, segmen digital mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan pendapatan mencapai Rp124,78 miliar atau naik 40% yoy. Segmen pasar modal menyumbang Rp20,37 miliar, sementara pembiayaan syariah meningkat 36,3% yoy menjadi Rp11,62 miliar.
Dari sisi neraca, total aset konsolidasi BCAP per Maret 2026 tercatat sebesar Rp30,88 triliun, meningkat 6,3% dibandingkan posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp29,04 triliun. Total liabilitas naik menjadi Rp25,42 triliun, sementara ekuitas tumbuh tipis menjadi Rp5,46 triliun.
Pada sektor perbankan, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) membukukan pendapatan bunga Rp376,63 miliar dengan total aset mencapai Rp21,38 triliun. Bank ini juga mempertahankan rasio permodalan yang kuat dengan KPMM sebesar 22,74% serta fungsi intermediasi optimal melalui RIM 88,58%.
Segmen pembiayaan melalui PT MNC Finance dan PT MNC Guna Usaha Indonesia turut memberikan kontribusi positif dengan pendapatan Rp102,75 miliar dan pertumbuhan aset 15,7% yoy menjadi Rp2,44 triliun. Sementara itu, inovasi digital melalui MotionPay terus berkembang dengan peluncuran fitur QRIS CPM dan Tagihan Otomatis yang mendorong volume transaksi mencapai 315 juta sepanjang kuartal pertama.
Manajemen BCAP menyatakan akan terus memperkuat sinergi antarunit bisnis, mendorong inovasi digital, serta meningkatkan efisiensi operasional guna memperluas basis nasabah. Strategi integrated financial solutions tersebut diyakini akan menjadi fondasi utama dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan ke depan. (end)
